5 Tips Membuat Strategi Content Marketing, Bikin Audiens Pasti Melirik

marketeers article
strategi content marketing | sumber: 123rf

Di era pemasaran digital, strategi content marketing bisa disebut sebagai strategi yang mampu menggiring pelanggan pada keputusan pembelian. 

Berdasarkan data yang dilansir dari laman Entrepreneur menyebut bahwa 60% pelanggan mulai merasa tertarik dan ingin mencari tahu lebih dalam suatu produk setelah membaca sebuah konten. 

Content marketing yang baik memberikan diferensiasi pada merek, sehingga sebanyak 82% marketers menggunakan strategi ini pada taktik pemasaran mereka. 

Dalam konsep customer path 5A yang dikembangkan Bapak Marketing Indonesia Hermawan Kartajaya, content marketing sangat berperan pada tahapan aware, appeal, hingga ask. Content marketing yang baik akan berkontribusi pada penjualan Anda.

Berikut beberapa strategi content marketing yang bisa dilakukan: 

1. Tentukan tujuan strategi content marketing 

Hal terpenting dari konten Anda adalah content plan yang Anda buat beserta tujuan yang ingin dicapai. Strategi content marketing yang Anda buat haruslah berfokus pada peningkatan brand awareness, leads, konversi pelanggan, hingga customer retention.

Dengan mengetahui tujuan ini, Anda dapat mempersonalisasi setiap konten Anda untuk masing-masing tujuan tersebut. Hal ini membantu konten Anda menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

BACA JUGA: 5 Strategi Jitu Sukseskan Product Launch Campaign

2. Riset buyer persona dari produk Anda

Produk Anda tidak efektif untuk bisa melayani seluruh jenis pelanggan dengan berbagai karakteristik yang berbeda. Cobalah lakukan riset seperti apa buyer persona dari pelanggan Anda.

Buyer persona penting untuk membuat konten yang terpersonalisasi. Anda harus mengetahui siapa pelanggan Anda yang sebenarnya. Informasi mengenai pelanggan Anda akan menjadi bahan pembuatan konten seperti apa yang paling cocok dan sesuai dengan target market Anda.

Salah dalam menentukan target market dan buyer persona akan membuat content marketing Anda tidak efektif. Tidak mungkin Anda membuat konten bernuansa Gen Z untuk pelanggan yang masuk dalam generasi baby boomers, bukan?

3. Ciptakan ide konten yang relevan

Ide konten akan mendorong seberapa menarik konten Anda bagi audiens. Penting bagi Anda untuk memastikan bahwa konten Anda relevan dan sesuai.

Relevansi ini tidak hanya pada kesesuaian dengan target marketing saja, tetapi juga pada setiap tahapan pada customer path 5A, mulai dari aware, appeal, ask, act, hingga advocate. 

Konten yang bertujuan untuk meningkatkan awareness produk tentu akan berbeda dengan konten yang digunakan untuk mendorong audiens agar melakukan pembelian. Perhatikan setiap konten Anda sebaik mungkin. 

BACA JUGA: 5 Tips Pemotretan Foto Produk agar Jadi Daya Tarik Pembeli

4. Tentukan jenis konten dan saluran yang digunakan

Siapa pelanggan Anda menentukan jenis konten dan saluran pemasaran yang akan Anda gunakan. Jenis konten ini dapat bermacam-macam, mulai dari infografis, video, podcast, hingga gambar. 

Saluran pemasaran juga berperan penting agar content marketing Anda tersampaikan dengan baik. Sebagai contoh, TikTok umumnya didominasi oleh milenial dan Gen Z, sehingga konten Anda juga harus dibuat dalam bentuk video menarik yang organik dan relatable. 

Berbeda jika Anda menyasar Baby Boomers dan Gen X yang lebih banyak menggunakan Facebook. Konten yang Anda buat juga harus benar-benar relevan dengan karakteristik pelanggan Anda. 

5. Evaluasi kinerja strategi content marketing

Selesai membuat konten bukanlah akhir dari strategi content marketing yang Anda buat. Jangan lupa untuk mengevaluasi bagaimana kinerja dari setiap konten yang Anda upload di berbagai saluran pemasaran Anda. 

Terdapat banyak metrik yang bisa Anda gunakan untuk mengukur keberhasilan dari content marketing Anda, mulai dari jumlah leads, tingkat konversi, hingga traffic organik.

Dengan mengevaluasi, Anda dapat menentukan mana konten yang berhasil dan perlu perbaikan. Hasil evaluasi ini menjadi bahan Anda dan tim untuk membuat konten yang jauh lebih baik dan efektif di masa depan.

Demikian lah 5 tips yang bisa Anda gunakan untuk membuat strategi content marketing Anda bekerja dengan maksimal. Content marketing memang menjadi salah satu strategi pemasaran yang paling banyak dilakukan oleh pelaku bisnis dalam skala apapun.

Dengan membaca lima tips di atas, Anda sekarang sudah mengetahui bagaimana menjalankan strategi content marketing yang baik. Sebab itu, apa langkah Anda selanjutnya? Mulailah membuat konten Anda sekarang!

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

BACA JUGA: Personalized Marketing: Setiap Konsumen Ingin Kebutuhannya Dimengerti

Related

award
SPSAwArDS