5 Tips Memilih Karier bagi Fresh Graduate!

marketeers article
tips memilih karir bagi fresh graduate | sumber: 123rf

Berhasil lulus menempuh pendidikan perkuliahan adalah sebuah momen tak terlupakan. Namun, setelah resmi lulus menjadi fresh graduate, Anda akan memasuki tahap kehidupan baru yang tak kalah menegangkan. 

Sebagai fresh graduate, memilih karier adalah sebuah keputusan penting yang harus dilalui dan ditentukan dengan sebaik-banyaknya. Para fresh graduate yang sering kali bingung dengan pilihan kariernya perlu mendapatkan bimbingan dan panduan untuk menentukan karier yang tepat.

Oleh karena itu, berikut lima tips memilih karier yang tepat bagi Anda para fresh graduate. 

1. Kenali kompetensi dan diri Anda

Tips memilih karier yang pertama adalah mengenali diri Anda sendiri atau self-awareness. Cari tahu apa yang sebenarnya Anda sukai, kompeten untuk mengerjakannya, dan sesuatu yang tidak sukai. 

Dalam hal ini, Anda dapat memetakan strengths, weaknesses, value, dan aspirasi Anda. Cari tahu motivasi hidup dan rencana jangka panjang Anda. 

Bahkan, untuk memahami lebih dalam mengenai diri Anda, cobalah lakukan self-assessment untuk memberikan yang jauh lebih baik menentukan karier apa yang paling tepat dengan kepribadian Anda. 

Selain itu, sebelum Anda menjalani karier yang sebenarnya, mungkin Anda sudah pernah mengerjakan beberapa kegiatan selama perkuliahan, baik itu organisasi kampus dan luar kampus, kompetisi, penelitian, bisnis, atau volunteering. Dari pengalaman yang Anda dapatkan, cobalah hubungkan dengan beberapa pekerjaan yang memiliki keselarasan dengan pengalaman tersebut. 

Ini akan lebih memudahkan untuk mengetahui pekerjaan seperti apa yang Anda inginkan. 

BACA JUGA: 5 Ide Sumber Passive Income pada 2023, Biar Uang yang Datang! 

2. Riset dan eksplorasi list pekerjaan 

Setelah Anda memahami lebih dalam mengenai diri Anda dan kebutuhan pekerjaan yang Anda rasa cocok, maka saatnya Anda mulai mencari pekerjaan yang Anda tertarik atau inginkan. Selama riset dan eksplorasi, mungkin sebagai fresh graduate Anda akan merasa bingung dengan beberapa jenis pekerjaan yang sebelumnya belum Anda kenali. 

Tidak apa, Anda hanya perlu mencari tahunya lebih dalam. Anda dapat membaca job description yang tertera pada jenis pekerjaan, kemudian identifikasi pekerjaan tersebut apakah sesuai dengan latar belakang pendidikan, value, tujuan, pengalaman, dan kompetensi Anda.

Sebagai contoh, jika Anda lulusan ilmu komputer atau sistem informasi, mungkin pekerjaan yang cocok dengan Anda adalah data analyst hingga business intelligence. Kompetensi ini penting untuk disesuaikan dengan pekerjaan yang Anda ambil agar dapat menunjang hasil yang bisa Anda berikan kepada perusahaan. 

3. Buat analisis jenis pekerjaan yang paling sesuai

Setelah Anda memiliki deretan jenis pekerjaan yang mungkin Anda tertarik, cobalah lakukan riset yang lebih mendalam mengenai kemungkinan karier yang paling cocok dengan Anda.

Anda dapat mengulik lebih dalam terkait gaya kerja dan work culture yang sesuai dengan Anda, tingkat gaji dan kompensasi yang mungkin Anda dapatkan, peluang karier masa depan, penempatan kerja hingga jaminan kesehatan.

Pertimbangan ini akan jauh lebih spesifik ketika Anda memang telah dihadapkan oleh beberapa pilihan karier. Misalnya, sebagai fresh graduate Anda masih ingin mencoba untuk menjajaki perusahaan dengan kontrak kerja yang tidak terlalu lama, maka jenis pekerjaan freelance atau internship jauh lebih cocok dibanding mengambil fulltime. 

Berbeda jika Anda memang menginginkan stabilitas gaji, insentif, dan jaminan kesehatan, maka Anda dapat melamar pada jenis karyawan tetap.

BACA JUGA: Ingin Punya Penghasilan Tambahan? Ini 5 Ide Freelance, Cocok Jadi Side Hustle

4. Carilah bantuan profesional

Selain berusaha sendiri, Anda juga dapat meminta bantuan pada profesional yang berpengalaman dalam dunia karier. Tujuannya untuk mendapatkan bimbingan dan pendampingan dalam memilih karier yang tepat.

Setidaknya ada dua saluran yang bisa Anda manfaatkan, yaitu pusat karier milik perguruan tinggi dan career coach independen. Jika Anda fresh graduate yang baru saja lulus kuliah, maka umumnya pihak universitas memiliki fasilitas konsultasi dan pengembangan karier bagi para mahasiswa yang ingin mulai mencari kerja.

Atau jika tidak, Anda dapat menemukan banyak career coach professional yang terbiasa untuk membantu klien dalam menemukan pilihan karier dan pekerjaan yang paling cocok. Namun, memang biasanya Anda perlu merogoh biaya tambahan untuk jasa konsultasi bersama career coach. 

Akan tetapi tak perlu khawatir, saat ini Anda dapat mengakses gratis berbagai video atau konten seputar karier untuk memberikan Anda wawasan yang lebih luas.

5. Ikuti pelatihan dan tingkatkan kompetensi diri

Dalam dunia kerja, beberapa jenis pekerjaan akan membutuhkan beberapa soft skills atau hard skills tertentu. Ketika Anda sudah memiliki gambaran jenis pekerjaan apa yang akan Anda tuju, maka cobalah cari tahu apakah pekerjaan tersebut membutuhkan beberapa syarat keahlian.

Jika Anda belum memenuhi persyaratan tersebut atau kompetensi Anda masih dirasa kurang, cobalah untuk mengambil beberapa pelatihan atau sertifikasi yang menunjang kualitas diri.

Tuliskan sertifikasi atau pelatihan yang telah Anda ambil kedalam resume atau CV Anda. Jadikan hal tersebut sebagai nilai jual dan kekuatan Anda dibanding kandidat lainnya.

Demikianlah penjelasan mengenai lima tips memilih karier yang bisa Anda lakukan. Menjadi fresh graduate dan harus memilih karier mungkin menjadi suatu pengalaman baru yang Anda harus jalani.

Perubahan ini bisa Anda nikmati dan berikan waktu serta kesempatan untuk diri Anda mengeksplorasi berbagai peluang yang hadir di depan mata. Menemukan pekerjaan yang benar-benar Anda cintai tentu tidak mudah, perlu banyak penyesuaian. 

Anda hanya perlu memulai, terus belajar, cepat beradaptasi, dan memberikan yang terbaik dengan sepenuh hati terhadap setiap pekerjaan yang Anda lakukan. 

BACA JUGA: Buat Interviewer Terpukau dengan 5 Tips Interview Kerja Berikut Ini!

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS