Lifestyle & Entertainment

76% Perempuan Alami Penuaan Dini, ERHA Ciptakan Age Corrector

Photo Credits: ERHA

Penuaan dini menjadi isu hangat yang tengah diperbincangkan oleh kaum Hawa. Survei yang dilakukan JakPat untuk ERHA menunjukkan, 76% perempuan Indonesia merasa jika gejala penuaan dini merupakan masalah serius yang perlu dihadapi. Menjawab kecemasan ini, ERHA berinovasi dengan menghadirkan produk Age Corrector.

Meski penuaan dini menjadi perhatian mayoritas perempuan, namun tidak semua perempuan sadar mengenai gejala yang terjadi pada kulit wajah mereka.

Menurut ERHA Product Development Manager Yulia Lie Yanda, tanda-tanda penuaan tidak hanya terlihat dari kerutan atau flek hitam pada wajah saja. Pori-pori wajah yang membesar, kemunculan garis halus, kulit yang lebih kering, kusam, hingga elastisitas yang menurun merupakan deretan tanda dari penuaan dini. Hal ini paling mudah dikenali dengan melihat bekas bantal pada wajah yang lebih lama hilang saat dewasa dibandingkan ketika remaja.

Survei yang dilakukan JakPat pada April 2021 tersebut menunjukkan, 60% responden perempuan merasa kurang percaya diri karena gejala penuaan dini yang dialami. Sementara, kelompok perempuan di usia sekitar 20 tahun mulai merasa tertekan atau tidak nyaman karena wajah terlihat lebih tua dari umur sebenarnya.

“Masalah penuaan dini bukan hanya memengaruhi tingkat kepercayaan diri, melainkan juga berdampak pada kehidupan sosial. Tiga dampak yang paling banyak dialami adalah kesulitan bersosialisasi, mendapatkan cemooh dari orang sekitar, dan sulit menemukan pasangan,” kata Yulia di Jakarta, Rabu (21/04/2021).

Survei ini juga menunjukkan, dari 71% perempuan yang telah menggunakan skincare anti-aging, 73% diantaranya memulai pada usia di bawah 30 tahun. Alasan terbesar wanita menggunakan skincare anti-aging lebih awal terlihat dari 85% responden ingin mencegah penuaan sejak dini.

Menjawab keresahan sebagian besar perempuan, ERHA menghadirkan Age Corrector. Rangkaian skincare anti-aging ini diklaim ERHA dapat mencegah dan mengatasi gejala penuaan dini pada wajah.

Terdapat tiga inovasi produk yang menjadi unggulan, yakni serum, day cream, dan night cream. Formulasi pada rangkaian produk Age Corrector diyakini ERHA dapat memperbaiki tanda penuaan dalam 2-4 minggu.

“Berdasarkan uji klinis pada 2020, penggunaan rangkaian produk ERHA Age Corrector menunjukkan perbaikan elastisitas kulit sebesar 8,74% dalam dua minggu, dan kerutan sebesar 9,17% dalam empat minggu,” jelas Alfons Sindupranata, CEO of Arya Noble Dermatology.

MARKETEERS X








To Top