Lifestyle & Entertainment

Adaptasi Budaya Lokal Jadi Kunci Diversifikasi Produk UKM

SUMBER: MARKETEERS

Perancang busana dan Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Indonesia Samuel Wattimena mendorong produsen kain tradisional Indonesia untuk melakukan perluasan usaha. Caranya dengan memberikan edukasi masyarakat tentang filosofi yang ada pada kain serta melibatkan generasi muda. Hal itu disampaikannya pada hari terakhir Jakarta Marketing Week (JMW) 2020, Minggu (20/09/2020).

Hal serupa juga diungkapkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati yang memberikan sambutan untuk rangkaian virtual fashion show bertajuk Cita Nusantara: Tradisi, Ekspresi, Masa Depan yang menjadi bagian dari JMW 2020. Ia mengungkapkan bahwa Kain tradisional tidak hanya indah tetapi juga memiliki nilai filosofi unik dan artistik.

Selain itu, kain-kain ini juga menggambarkan nilai dan karakteristik budaya di setiap daerah. Sebab itu, hal ini diyakini menjadi keunggulan produk lokal.

“Keberagaman UKM Indonesia ini tidak terlepas dari kekayaan warisan budaya Indonesia. Diversifikasi produk UKM memiliki keunggulan karena dilahirkan dan diadaptasi dari budaya lokal. Salah satu warisan budaya Indonesia yang terkenal di seluruh dunia adalah kain-kain tradisional,” ujar Ayu Bintang.

Ia menambahkan bahwa dirinya berharap melalui acara ini gaung identitas bangsa lewat kain tradisional akan semakin kuat dengan memberdayakan generasi muda. Karena, generasi muda harus diakui kedinamisannya dalam merespons perubahan. Sehingga untuk menjaga dan memperkuat identitas Indonesia di mata dunia generasi muda harus dilibatkan.

“Saya sangat mendukung terselenggaranya fashion show ini. Karena, rangkaian acara ini memberikan kesempatan bagi para perempuan pelaku UKM untuk mempromosikan dan mengembangkan usahanya. Selain itu, acara ini juga bisa menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang kekayaan budaya Indonesia yang bisa memperkuat identitas bangsa secara berkesinambungan,” tutup Ayu Bintang.

Editor: Ramadhan Triwijanarko

MARKETEERS X








To Top