Digital

Aplikasi Seluler Tumbuh 31% Pada Kuartal I Tahun 2021

Sumber 123rf.com

Pandemi telah mengakselerasi proses digitalisasi di segala bidang. Tidak hanya mendorong meningkatnya aktivitas daring, tetapi juga mendorong pertumbuhan aplikasi seluler meningkat pesat. Paling tidak, tren ini muncul dalam laporan Tren Aplikasi Seluler yang dirilis oleh Adjust sebuah platform pemasaran aplikasi digital. Pertumbuhan tersebut mengalami akselerasi di tangkat global pada tahun 2021.

Setelah mengalami kenaikan sebesar 50% dalam semua kategori aplikasi dari tahun-ke-tahun (YOY) pada tahun 2020, jumlah instalasi aplikasi meningkat sebesar 31% YoY pada kuartal pertama tahun 2021. Di sisi lain, jumlah sesi yang meningkat sebesar 30% pada tahun 2020, kembali meningkat sebesar 4,5% pada tahun 2021.

Laporan tersebut menganalisis tren jangka panjang dari segi jumlah instalasi, jumlah sesi, waktu yang dihabiskan untuk menggunakan aplikasi, tingkat retensi dan reatribusi di seluruh dunia. Dengan informasi ini, para pengembang dan pemasar dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang audiens mereka dan aplikasi.

“Bagi pemasar seluler, potensi untuk menjangkau pengguna baru sangat tinggi, tetapi persaingan juga semakin ketat. Saat kita melewati tahun 2021, dan memulai era baru dengan iOS 14, upaya untuk meningkatkan pemasaran melalui otomatisasi dan informasi tentang perilaku pengguna dalam aplikasi sepanjang perjalanan pengguna menjadi semakin penting,” ujar Paul H. Müller, Co-Founder dan CEO Adjust.

Laporan tersebut merangkum beberapa temuan. Aplikasi fintech, misalnya, berhasil mencapai pertumbuhan YoY terbaik dari segi jumlah instalasi untuk semua kategori aplikasi sebesar 51%  pada tahun 2020. Jumlah instalasi kembali meningkat pada tahun 2021, sebesar 12%, dibandingkan dengan rata-rata pada tahun 2020. Hal ini tentunya didukung oleh tingkat pengadopsian yang tinggi bagi aplikasi trading, seperti Robinhood, Acorns, dan Gatsby. Jumlah sesi aplikasi fintech juga meningkat pada tahun 2020. Ini menunjukkan peralihan yang signifikan menuju perbankan dan pembayaran digital. Jumlah sesi meningkat sebesar 85% YoY dan telah meningkat sebesar 35% pada tahun 2021.

Sementara itu, kategori game memecahkan rekor pada tahun 2020, khususnya untuk kategori hiperkasual, di mana jumlah instalasi meningkat sebesar 43% dibandingkan dengan peningkatan game nonhiperkasual sebesar 26%.Jumlah sesi untuk game nonhiperkasual meningkat sebesar 27% pada tahun 2020 YoY. Sementara, jumlah sesi untuk game hiperkasual meningkat sebesar 36%.

Sejauh ini, untuk tahun 2021, jumlah sesi game hiperkasual menurun sebesar 21%, tetapi karena peningkatan luar biasa di masa “lockdown pertama” yang ketat sudah tidak lagi terjadi, kinerja YoY kurang lebih tetap sama dan bertumbuh secara konstan. Asal tahu saja, kinerja pada Februari melampaui kinerja Januari sebesar 47%.

Pertumbuhan jumlah instalasi e-commerce relatif kecil, yakni 6% pada tahun 2020. Namun, kategori ini berhasil mempertahankan kinerja secara konsisten sepanjang tahun. Akan tetapi, jumlah sesi meningkat sebesar 44%. Hal ini menunjukkan bahwa pembeli sangat tertarik untuk melakukan pembelian melalui aplikasi seluler.

Awal tahun 2021 sangat menjanjikan dari segi jumlah instalasi dan jumlah sesi, yakni meningkat sebesar 11% dan 14% dibandingkan dengan rata-rata pada tahun 2020. Jumlah sesi mingguan paling tinggi untuk kategori aplikasi ini berhasil dicapai pada akhir bulan Februari dan awal bulan Maret  2021, yakni meningkat sebesar 23% YoY.

Seiring dengan meningkatnya persaingan dalam ekosistem seluler dengan iOS 14, aplikasi yang mengembangkan strategi berbasis data dan berfokus pada UX akan berpotensi untuk menempati peringkat teratas. Dengan informasi mengenai perilaku pengguna dalam aplikasi, serta kapan pengguna kembali menggunakan aplikasi dan apa alasannya, para pemasar seluler dapat menciptakan strategi komprehensif. Ini mencakup kampanye yang dipersonalisasi dan komunikasi yang memupuk kepercayaan merek.

MARKETEERS X








To Top