Apple Rencana Pakai AI Milik Baidu untuk Pasar Cina

marketeers article
Ilustrasi produk Apple (FOTO: 123RF)

Apple kabarnya akan menggandeng Baidu untuk menjadi penyedia model kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif lokal untuk iPhone 16, sistem operasi komputer Mac, dan sistem operasi mobile iOS 18 yang akan datang. Menurut laporan dari media Cina, Cailian Press, perusahaan telah mendiskusikan kolaborasi dengan Alibaba dan perusahaan Cina lainnya yang menyediakan large language model (LLM) sebelum memilih Baidu.

Raksasa teknologi AS itu harus menggunakan model AI buatan Cina untuk produknya di Cina karena adanya  persyaratan regulasi. Artinya, layanan AI Baidu hanya akan digunakan untuk versi Cina dari produk Apple.

The Wall Street Journal melaporkan pekan lalu bahwa Apple telah melakukan pembicaraan awal dengan Baidu mengenai penggunaan teknologi AI-nya. Selanjunya, regulator Cina harus menyetujui model AI generatif yang diajukan tersebut sebelum dapat diluncurkan ke publik.

BACA JUGA: Monopoli Pasar Smartpone, Apple Digugat Departemen Kehakiman

Saat ini, Ernie Bot dari Baidu adalah salah satu dari lebih dari 40 model yang sudah disetujui. “Jika benar adanya, ini akan menjadi kampanye branding yang sempurna bagi Baidu dan produk AI-nya, Ernie Bot,” kata analis Nomura, Jialong Shi dikutip dari Morningstar, Selasa (26/3/2024).

Dukungan semacam itu dari Apple akan menjadi dorongan besar bagi Baidu di tengah persaingan yang semakin ketat di antara produsen LLM di Cina. Terlebih, pemain utama dalam bidang ini seperti ChatGPT dari OpenAI dan Gemini dari Google tidak tersedia di negara tersebut.

“Pengakuan dari raksasa teknologi global seperti Apple akan memberikan keunggulan yang dibutuhkan Baidu untuk tetap unggul dari pesaing Cina-nya,” kata Shi.

BACA JUGA: Berkat ERNIE Bot, Pendapatan Baidu Naik 6% pada Kuartal IV 2023

Robin Li, Chief Executive Officer Baidu mengatakan bahwa bisnis cloud AI kemungkinan akan menjadi penggerak pendapatan utama pada tahun 2024, dengan proyeksi bahwa pendapatan akan naik tajam menjadi beberapa miliar yuan. John Choi, Analis Daiwa mengatakan bahwa potensi kemitraan dengan Apple akan membantu Baidu untuk terus  memonetisasi inisiatif AI-nya.

Saat ini, saham Baidu melonjak tajam di Hong Kong setelah muncul kabar bahwa raksasa teknologi Cina tersebut akan menyediakan layanan kecerdasan buatan untuk iPhone 16 dan produk lainnya yang dijual di Cina. Saham Baidu tercatat naik 5,4% pada Senin pagi setelah sebuah media Cina melaporkan kolaborasi tersebut.

Editor: Eric Iskandarsjah 

Related

award
SPSAwArDS