Badarawuhi di Desa Penari, Spin-off KKN di Desa Penari Tayang Lebaran

marketeers article
Tingkatkan Kualitas Industri Perfilman, Berikut Sinopsis Badarawuhi di Desa Penari. (FOTO: Marketeers/Vedhit)

Perfilman Indonesia akan diramaikan dengan film horor terbaru berjudul “Badarawuhi di Desa Penari.” Dengan Kimo Stamboel sebagai sutradara, “Badarawuhi di Desa Penari” mengambil inspirasi dari alam semesta Simpleman.

“Film ini dijadwalkan tayang pada Lebaran 2024 atau sekitar bulan April 2024 dan menjadi film pertama yang dibuat untuk format IMAX,” kata Manoj Punjabi, CEO MD Pictures saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/3/2024).

Manoj pun menjelaskan setelah menyelesaikan proses syuting pada bulan Desember 2023, kini pihaknya telah meluncurkan judul, poster, dan jadwal tayang.

“Kami telah menyelesaikan syuting pada bulan Desember dan siap untuk tayang. Namun semoga menjadi kebahagiaan bagi kita semua dan dapat meningkatkan kualitas industri perfilman Indonesia,” ujar Manoj.

BACA JUGA: Selain Exhuma, Ini 3 Film Horor Korea Bertema Praktik Dukun

Film ini merupakan spin-off dari “KKN di Desa Penari,” difokuskan pada karakter Badarawuhi. Berikut adalah sinopsis “Badarawuhi di Desa Penari” berdasarkan cuplikan trailer filmnya.

Film ini menceritakan Badarawuhi (Aulia Sarah), sosok makhluk halus berwujud siluman ular yang berubah menjadi wanita penari yang menakuti mahasiswa KKN.

Mahasiswa KKN mengalami serangkaian kejadian tak terduga dan di luar nalar, menganggap Badarawuhi sebagai ratu penguasa dalam kehidupan spiritual dan mistis Desa Penari.

Badarawuhi juga dihubungkan dengan peran sebagai pemilik sinden dan tempat mandi para penari di hutan. Melalui cuplikan pertama dari “Badarawuhi di Desa Penari” Mila (diperankan oleh Maudy Effrosina) terlibat dalam ritual penari yang memicu kesurupan, menciptakan atmosfer misterius.

BACA JUGA: Sinopsis Film I Am Mother, Kisah Anak Manusia Dibesarkan oleh Robot

Dalam perkembangan cerita, seorang perempuan menemukan gelang ular, diikuti oleh kehadiran misterius Badarawuhi yang meminta kembali gelang tersebut. Film ini menjanjikan serangkaian kejutan dan ketegangan dalam kehidupan spiritual dan mistis di Desa Penari, dengan Aulia Sarah, Maudy Effrosina, Jourdy Pranata, Diding Boneng, dan Aming sebagai beberapa dari daftar pemain utama.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS