Bangun Merek dengan Sentuhan Elegan, Cara UKM Lokal Tarik Perhatian

profile photo reporter Medikantyo Adhikresna
MedikantyoAdhikresna
02 Agustus 2022
marketeers article
Ilustrasi produk ukm tas seperti Gotosovie yang ambil cara bangun merek secara elegan demi tarik konsumen. (FOTO: 123RF/Gotosovie)
Pelaku UKM memiliki ragam pilihan cara untuk bangun merek miliknya dengan elegan, demi tarik perhatian pangsa pasar potensial. Bagi produsen tas Gotosovie asal Yogyakarta, sentuhan elegan menjadi bagian dari kesan yang ingin dibawakan setiap produk buatannya. Selain nilai fungsional dan tampilan desain yang sesuai bagi kalangan perempuan aktif sebagai target market utama.
Rangkaian proses panjang ditempuh Gotosovie dalam merancang desain untuk memenuhi nilai fungsional. Secara bersamaan, mereka ingin menonjolkan sisi elegan maupun menangkap emosi pengguna sebagai cara UKM lokal ini bangun merek miliknya. Terlebih, setiap rancangan produk tersebut harus menonjolkan nilai pembeda yang menunjukkan identitas Gotosovie dibandingkan merek lain.
“Kami banyak mengalami pergantian benang merah dari rancangan tas karena ingin menonjolkan identitas kuat pada produk tersebut. Kami menemukan bentuk identitas tersebut baik dari segi logo, bentuk tas, serta unsur lainnya pada tahun 2016,” kata Ewindha Sari, Co-Founder & Head of Business and Product Development Gotosovie, kepada Marketeers. 
Upaya dari Gotosovie dalam bangun merek dengan citra berbeda sebagai UKM lokal, menyentuh seluruh lini produk buatannya seperti tas dan aksesoris. Bekal mengembangkan Gotosovie sebagai merek lokal didapat Ewindha bersama sang suami, Dwisuko Adinugroho, yang sudah mengawali bisnis sejak tahun 2009 lalu. Ketika itu, mereka mengawali usaha dengan membuat berbagai pernak-pernik seperti mini drawer atau laci kecil berbahan kertas.
Gotosovie dalam perjalanannya mengembangkan sejumlah seri model backpack dan sling bag dengan ciri khusus. Seri seperti Elsa, Eriko, Akila, dan Lilo ditawarkan dengan ciri desain serta karakteristik berbeda. Namun, setiap artikel dalam lini produk tersebut tetap menekankan kegunaan utamanya sebagai tas bagi kalangan perempuan aktif.
Setelah mampu merancang produk dan bangun merek sendiri dengan elegan, Gotosovie sebagai UKM lokal turut memanfaatkan platform digital sebagai kanal penjualan. Gotosovie juga memastikan setiap calon konsumen memperoleh informasi lengkap terkait sebuah produk, baik berupa tas ataupun aksesoris. Informasi itu diberikan melalui laman di platform e-commerce maupun akun media sosial.
Ewindha mengungkap Gotosovie turut menangkap peluang peningkatan potensi konsumen generasi Z, dengan menambah produk di lini aksesori. Ragam model aksesori tersebut antara lain berupa travel pouch set maupun berbagai stationary. Ewindha juga tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menghadirkan produk berupa apparel dalam waktu mendatang.
Artikel lengkap mengenai kiprah Gotosovie sebagai UKM lokal dapat disimak secara lengkap dalam rubrik Entrepreneurship majalah Marketeers edisi Maret 2022 dengan tajuk Streaming Services: from Channel to Content yang bisa diperoleh di sini.
Editor: Ranto Rajagukguk

Related