Bank DBS Gandeng E-Commerce dan Fintech Tingkatkan Ekonomi Digital

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
20 September 2022
marketeers article
Bank DBS menggandeng e-commerce dan fintech. | Foto: Ilustrasi 123RF
Bank DBS menyadari pentingnya peningkatan ekonomi digital di Indonesia. Sebab itu, perusahaan menggandeng Bukalapak, CARInih, Home Credit Indonesia, DOKU, Modalku, Flip, dan Warung Pintar untuk mengadakan kampanye edukasi digitalisasi finansial.
Kampanye bertajuk “More Innovation, Less Limitation” menitikberatkan pada edukasi dan pembangunan ekosistem finansial digital yang berkelanjutan. Selain itu, gerakan ini juga menargetkan kalangan unbanked serta underbanked di Indonesia.
“Merespons peluang pertumbuhan teknologi digital di banyak aspek, Bank DBS Indonesia bertransformasi menjadi lebih seperti perusahaan teknologi dan tak lagi melihat diri sebagai bank konvensional,” ujar Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia pada pernyataan resmi yang diterima Marketeers.
Kampanye ini merupakan wujud dari Bank DBS berkomitmen untuk berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan berbagai peluang serta memberdayakan masyarakat guna membangun perekonomian nasional.
Kendati adopsi digitalisasi cukup tinggi di antara masyarakat, untuk mencapai ekonomi berbasis digital masih terhadang beberapa kendala. Beberapa di antaranya adalah pendanaan, perpajakan, perlindungan konsumen, infrastruktur komunikasi, logistik, serta edukasi dan sumber daya manusia. 
Kalangan unbanked, underbanked, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) masih dihadapkan pada isu pemindahan operasional secara daring, koneksi, infrastruktur, perlindungan data, juga cybersecurity
Tantangan lainnya adalah mendigitalisasi layanan dan meningkatkan kapabilitas sumber daya yang mumpuni. Isu-isu tersebut merupakan sebuah agenda bersama pelaku bisnis digital untuk menghasilkan program layanan serta kebijakan yang komprehensif dan tersinkronisasi.
“Kampanye ini sejalan dengan komitmen untuk meningkatkan inklusi finansial melalui penyediaan fitur pembayaran di platform Mitra Bukalapak. Hal ini juga telah membuka peluang bagi Mitra Bukalapak untuk memfasilitasi transaksi digital yang mudah dan aman bagi lebih dari 14 juta Mitra Bukalapak di seluruh Indonesia,” jelas Victor Lesmana, President of Commerce and Fintech Bukalapak.
Bank DBS percaya bahwa untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi digital dibutuhkan kolaborasi yang kuat dari berbagai penggerak digitalisasi dan keuangan Indonesia, termasuk e-commerce dan fintech.
Keunggulan e-commerce terbukti tidak hanya bisa mempertahankan, tetapi juga berhasil memulihkan bisnis para pelaku UKM dengan lebih cepat di masa pandemi.
Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related