Finance

Bank OCBC NISP Ajak Netizen #LawanTipu2Online

Sumber: OCBC NISP

Catatan Bank OCBC NISP menunjukkan peningkatan transaksi e-channel mereka sebesar 69% (year-on-year/YoY) pada Juni 2020. Hal ini seakan memberikan fakta empiris mengenai berubahnya perilaku konsumen yang semakin memanfaatkan kanal digital. Sayangnya di balik kemudahan yang ditawarkan, transaksi digital juga memiliki risiko besar, seperti maraknya penipuan finansial secara daring.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika, pandemi mendorong peningkatan penggunaan internet hingga 40%. “Kami juga melihat kondisi yang sama dengan peningkatan penggunaan internet banking dan ONe mobile hingga lebih ari 45% YoY pada bulan Juni 2020. Artinya, ada penetrasi keuangan digital yang cukup tinggi pada periode ini,” kata Andrae Krishnawan, Direktur Bank OCBC NISP.

Andrae tentu melihat fenomena ini sebagai hal yang positif. Namun, seiring dengan meningkatnya penetrasi keuangan digital, risiko yang semakin besar juga menghantui. Menurut Andrae, penetrasi yang tinggi tidak selalu dibarengi dengan tingkat literasi di masyarakat. Inilah mengapa peningkatan penggunaan layanan keuangan digital juga diikuti oleh ragam kasus seperti penipuan.

Memanfaatkan momentum ini, OCBC NISP menginisiasi gerakan #LawanTipu2Online. Melalui gerakan ini, OCBC NISP mendorong peningkatan literasi digital masyarakat dengan mengedukasi tentang pemanfaatan kanal digital untuk melakukan transaksi keuangan.

“Kami mengedukasi nasabah dan masyarakat mulai dari hal dasar menjaga kerahasiaan identitas dan informasi keuangan. Contohnya PIN, One Time Password, user ID, password, hingga CVV,” lanjut Andrae.

Selain itu, melalui gerakan ini perusahaan juga berupaya membangun kewaspadaan para audiens dalam melakukan transaksi daring. Dari sini, edukasi yang dilakukan OCBC NISP dibagikan dalam bentuk materi pemahaman secara digital melalui e-mail dan aplikasi chat WhatsApp.

Dalam materi tersebut, bank yang sudah hampir 100% bertransformasi secara digital ini juga membahas tentang upaya cyber crime di ranah finansial.

Andrae melanjutkan, edukasi ini nyatanya tidak sebatas sebagai program pengabdian kepada nasabah dan masyarakat. Lewat edukasi, OCBC NISP juga bisa menginformasikan kepada nasabah dan masyarakat bahwa layanan e-channel mereka aman. Secara tidak langsung, strategi ini bisa menjadi alat komunikasi untuk membangun kepercayaan nasabah kepada bank.

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

MARKETEERS X








To Top