Automotive

Beda Nasib Volkswagen dan Tesla Soal Mobil Listrik di China

Mobil listrik Volkswagen Tesla
Ilustrasi unit Tesla Model 3 dan Volkswagen Tiguan SEL diparkir berdampingan (FOTO: 123RF)

Volkswagen dan Tesla mengalami nasib berbeda terkait penjualan mobil listrik buatan mereka di pasar China pada tahun 2021. Volkswagen (VW) menyebut pihaknya gagal memasarkan kendaraan mereka sesuai dengan  target yang sudah ditentukan. Sementara Tesla, justru menorehkan rekor dalam sebulan soal melepas unit buatannya ke tangan konsumen pada Desember lalu.

Total capaian penjualan mobil listrik Volkswagen sepanjang tahun 2021 hanya menyentuh kisaran 70.625 unit model ID, yang berbasis elektrifikasi penuh. Sementara target penjualan mobil listrik keluaran produsen asal Jerman tersebut tadinya ditetapkan sekitar 80 hingga 100 ribu unit kendaraan yang terserap oleh konsumen di China.

Walaupun mengalami kegagalan memenuhi sasaran penjualan sepanjang tahun lalu, CEO Volkswagen China Stephan Woellenstein mengaku optimistis menatap performa pabrikannya di masa mendatang. Woellenstein sendiri menekankan adanya potensi kendala seperti krisis pasokan chip semikonduktor, masalah yang menghambat produksi mobil listrik Volkswagen dan Tesla akhir-akhir ini.

“Kami belum bisa menjamin dengan kondisi pasokan perangkat semikonduktor yang sampai saat ini jadi perhatian utama kami. Namun, saya cukup positif akan melihat jumlah angka dua kali lipat dari penjualan kami (pada tahun 2022),” kata Woellenstein seperti dilansir dari Reuters pada Selasa (11/1).

Rekor penjualan bulanan yang dipecahkan Tesla pada Desember 2021, menjadi catatan tersendiri sejak mereka kali pertama melakukan produksi mobil listrik secara lokal di China pada 2019. Penjualan mobil listrik oleh produsen asal Amerika Serikat pada periode pengujung tahun 2021 lalu sebesar 70.847 unit dari berbagai model dengan 245 buah di antaranya ditujukan untuk pasar ekspor.

Angka mobil listrik keluaran Tesla yang terjual ke konsumen sepanjang Desember 2021 meningkat hampir tiga kali lipat jika dibandingkan catatan serupa pada Desember 2020. Jumlah penjualan tersebut juga melonjak hingga 34% jika dibandingkan dengan capaian pada November 2021.

Tesla dan Volkswagen masih belum mampu meruntuhkan dominasi produsen lokal yang menguasai pangsa pasar mobil listrik di China. Rekor penjualan milik pabrikan milik Elon Musk itu hanya mampu menempatkan mereka di kisaran tiga besar dalam peringkat pabrikan mobil listrik terlaris jauh dibawah jenama domestik seperti BYD dan Wuling.

Berdasarkan data hingga November, mobil listrik buatan Tesla dan Volkswagen maupun produsen lokal China mengisi 15 persen pangsa pasar kendaraan penumpang elektrifikasi sepanjang tahun 2021. Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA) sendiri menyebut sebanyak 2,14 juta unit kendaraan terjual pada Desember 2021, turun 7,7% dibandingkan periode serupa pada 2020.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

The Latest

To Top