Belanja Bursa Transfer Pemain Januari Premier League Capai £ 295 Juta

profile photo reporter Medikantyo Adhikresna
MedikantyoAdhikresna
04 Februari 2022
marketeers article
BANGKOK, THAILAND SEPTEMBER 3 : Close-Up on Nike Merlin The Official English Premier League Match Ball on the Grass on September 3, 2019
Klub anggota kompetisi teratas Liga Inggris, Premier League, menghabiskan dana sekitar £ 295 juta untuk belanja pemain baru, pada bursa transfer musim dingin musim kompetisi 2021/22 sepanjang Januari. Periode belanja pemain itu sendiri berlangsung pada 1 hingga 31 Januari 2022 lalu. Pengeluaran kumulatif para klub terkait transaksi pembelian personel baru itu, melonjak lebih dari empat kali lipat dibandingkan periode serupa musim 2020/21 lalu.
Aktivitas belanja pemain sepanjang bursa transfer musim dingin Premier League pada Januari 2022, sekaligus menjadi yang kedua tertinggi sejak diperkenalkan pada 2003 lalu. Total belanja bersih seluruh klub anggota kompetisi sepak bola teratas itu  mencapai £ 180 juta. Angka ini setelah dikurangi transaksi penjualan pemain dalam dalam kurun waktu serupa.
Lonjakan nilai pengeluaran belanja pemain klub Premier League pada bursa transfer Januari 2022, menandakan pulihnya sumber daya keuangan setiap tim. Berdasarkan analisis dari Deloitte Sports Business Group, setiap tim mulai lepas dari tekanan finansial dan kembali mampu mengeluarkan dana pada tingkatan serupa sebelum terdampak pandemi.
“Premier League mampu mempertahankan statusnya sebagai kompetisi sepak bola terbesar dari segi finansial, berkat kembalinya penonton dan pemasukan dari sektor hak siar. Kompetisi sepak bola negara Eropa lain mulai mencatatkan total pengeluaran serupa. Namun, klub Premier League unggul jauh dari pesaing terdekatnya yakni Serie A Italia yang mengeluarkan dana sekitar £ 150 juta pada periode sama,” kata Dan Jones, Head Deloitte Sports Business Group.
Nominal pengeluaran klub Premier League sepanjang bursa transfer Januari 2022, mayoritas berasal dari kegiatan penambahan personel lima klub terbawah di klasemen sementara musim 2021/2022. Kelima tim tersebut mengeluarkan dana sekitar £ 150 juta atau lebih dari separuh total belanja semua peserta kompetisi sepak bola teratas Liga Inggris itu.
Newcastle United, salah satu tim penghuni zona bawah klasemen Premier League, menjadi yang terboros sepanjang bursa transfer pemain Januari 2022. Seperti dilansir dari laporan Deloitte, Newcastle diperkirakan menghabiskan dana hingga £ 85 juta untuk menambah kekuatan skuadnya agar bisa lepas dari zona degradasi pada akhir musim 2021/22.
Sebagai catatan Newcastle United mendapat sokongan dana untuk mendatangkan pemain baru pada bursa transfer Januari 2022. Terjadi setelah resmi diambil alih oleh lembaga Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi pada Oktober 2021. PIF bermitra dengan PCP Capital Partners dan RB Sports & Media untuk membentuk konsorsium yang dipimpin Amanda Staveley, sebelum membeli kepemilikan klub dari pengusaha asal Inggris, Mike Ashley.
 
Editor: Eko Adiwaluyo

Related