Government & Public Services

Beli Kreatif Danau Toba Sukses Tingkatkan Omzet Pelaku Ekraf

Pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) Danau Toba kini memasuki era baru digitalisasi penjualan produk mereka dalam rangka meningkatkan perekonomian dan efektifitas penjualan. Mereka kini mampu menghasilkan produk berkualitas dan siap bersaing dengan produk-produk kreatif lainnya.

Hal ini berkat berbagai program yang digelar pemerintah, salah satunya Beli Kreatif Danau Toba (BKDT). Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Barekraf) sebagai bagian dari program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2021. Selain itu, juga didukung kementerian terkait ini berhasil menaikan level pelaku ekraf Danau Toba, Sumatra Utara.

“Kesuksesan ini tentu tidak terlepas dari bantuan para stakeholder. Kemenparekraf terkhusus ingin mengucapkan terima kasih ke berbagai pihak, pertama Kementrian Keuangan, terutama dirjen pajak, direktorat bea dan cukai, PKN STAN , PT ASDP yang sudah memberikan pelatihan serta PT Pos Indonesia atas program kerjasama gratis ongkirnya. Sehingga, terjadi kenaikan omzet para artisanal hingga mencapai rata-rata kenaikan omzet lebih dari 100% perbulan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara Silaturahim Penutupan Program Beli Kreatif Danau Toba 2021.

Program Beli Kreatif Danau Toba ini  jugs berhasil menaikan omset untuk 200 pelaku ekraf sebanyak Rp 22,7 miliar selama masa program ini berlangsung. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah reseller di marketplace setelah program ini.  Setelah pendampingan jumlah reseller menjadi 3.215 dari sebelumnya hanya 1.536. Program ini juga berhasil mempertemukan para pelaku ekraf BKDT dengan marketplace dalam dan luar negeri.

Sejak Maret 2021, pelaku ekraf di Beli Kreatif Danau Toba diberikan pendampingan dan pelatihan. Beragam kegiatan pendukung juga dilaksanakan dengan menghadirkan para tenaga ahli dibidangnya. Ada 200 pelaku ekraf antusias mengikuti beragam program tersebut karena dampak pandemi COVID-19 membuat penjualan mereka merosot dan mereka ingin produknya lebih dikenal dan mudah didapatkan.

Selama masa program Beli Kreatif Danau Toba, para pelaku ekraf mendapatkan pelatihan dan pendampingan secara offline dan online untuk peningkatan PDB/omset, penyerapan, dan perluasan akses ekspor untuk mengoptimalkan penjualan dan memperluas pasar. Materi Bimbingan Teknologi yang didapat oleh pelaku ekraf antara lain; branding & trust, pemasaran digital, menyusun keuangan, manfaatkan aplikasi untuk finansial, dan perpajakan.

MARKETEERS X








To Top