Bisnis Bersama Pasangan Sukses, Kenapa Tidak?

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
01 Juli 2022
marketeers article
Asian couple with stack of parcel boxes, online business and delivery concept.
Bisnis bersama bisa berjalan dengan baik dengan dukungan antarpihak yang terlibat di dalamnya. Dan, saling dukung ini ternyata juga menjadi salah satu elemen penting dalam memperkuat bahtera rumah tangga.
Hal ini tampaknya juga menjadi fondasi yang baik ketika mulai membangun bisnis bersama. Karena itu, tidak sedikit pebisnis yang merupakan suami-istri mendulang sukses dari cita-cita bersama pasangan.
Salah satunya seperti Ika Puspa Sari dan Supriyadi yang membangun toko berbagai variasi madu di Lazada.
“Kami memulai bisnis dengan berandai-andai. Seperti bagaimana kalau kami bekerja bersama dan membantu banyak orang dengan produk yang kami sediakan. Lalu, pada akhirnya itulah yang mendorong kami membuka toko Al Mubarokah Herbal,” jelas Ika.
Dalam mengembangkan bisnis, Ika dan Suami bertekad untuk mengejar mimpi mereka bersama. Namun, mereka mengaku pernah mengalami rintangan dalam membangun Al-Mubarokah Herbal, terutama karena perbedaan pendapat. 
Untuk pasangan yang sedang memikirkan untuk membangun bisnis bersama namun khawatir terlibat konflik. Kunci utama menurut Ika dan Supriyadi adalah dengan saling meredam ego masing-masing dan berusaha mendengarkan pendapat pasangannya.
“Saya dan suami memang memiliki pemikiran yang sangat berbeda. Tapi karena kami punya misi yang sama untuk mengembangkan usaha dan bisa memberikan manfaat untuk orang lain terutama yang bergantung pada usaha kami, maka kami selalu fokus pada tujuan bersama ini,” tutur Ika.
Tips lainnya, menurut Ika, sebaiknya dibuat pemisahan peran sehingga masing-masing memiliki tanggung jawab yang berbeda. Tidak perlu mencampuri tanggung jawab pasangan, bila tidak dimintai pendapat. Di Al-Mubarokah Herbal, Ika bertanggung jawab menangani toko online di Lazada, sedangkan suaminya fokus di sisi produksi.
Strategi ini tidak hanya berhasil untuk hubungan Ika dan Supriyadi sebagai suami istri, namun juga untuk pertumbuhan bisnis bersama.

    Related