Consumer Goods

BukaLapak: Tahun 2015 Merupakan Pencapaian Terbaik Kami

Bukalapak.com genap telah berumur enam tahun. Sejak didirikan pada tahun 2010, BukaLapak (BL) mencatatkan prestasi paling gemilang di tahun 2015. Meski perekonomian negeri ini tahun lalu terseok-seok, BL mengklaim bahwa kinerja bisnis mereka memuaskan. Seperti apa pencapaian tahun lalu?

Diprakarsai oleh tiga pemuda, Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan M. Fajrin Rasyid, ide awal pendirian BukaLapak adalah penipuan yang sering terjadi kala belanja di e-commerce. Hingga kini, BukaLapak telah bertransformasi menjadi marketplace dengan jumlah penjual di dalamnya sebanyak 510 ribu pelapak. Angka ini meningkat sebanyak 3,5 kali lipat dibanding dengan jumlah di tahun 2014 yang hanya mencapai 145 ribu. 

“Jumlah barang yang kami perdagangkan pun bertambah cukup signifikan. Pertumbuhannya bisa mencapai 5,6 kali lipat dibanding tahun 2014. Pada tahun 2015, jumlah barang yang ada di BL bisa mencapai 7,5 juta unit. Nilai transaksi pun bertumbuh sebesar tujuh kali lipat hingga akhir tahun lalu. Pertumbuhan ini lebih tinggi dari pertumbuhan pada tahun 2014 lalu yang hanya lima kali lipat dari pencapaian tahun 2013,” jelas Achmad Zaky, CEO dan Founder BukaLapak.com saat meresmikan kantor barunya di Pejaten Barat, Jakarta, Selasa (12/01/2016)

Pencapaian lainnya, pendapatan rata-rata per pelapak juga meningkat 2 kali lipat dari 2014 ke 2015. Dari sisi trafik lalu lintas dunia maya, BL kini menempati posisi 10 di Alexa dari seluruh website di Indonesia. Di Play Store, BL menjadi salah satu produk lokal yang berada di klasemen pemuncak aplikasi Indonesia. BL bersanding dengan aplikasi-aplikasi global lainnya.

“Capaian tahun lalu tidak boleh membuat kami berpuas diri. Kami bermimpi untuk menjadi produk lokal yang sejajar dengan Facebook, Google, Twitter, Alibaba, dan LINE. Jika melihat data yang ada, jarak mereka dari segi penggunaan masih cukup lebar dengan BL,” tutup Zaky.

Editor: Sigit Kurniawan 

MARKETEERS X








To Top