Bundamedik Bukukan Pendapatan Non-COVID Rp 375 Miliar

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
20 Juni 2022
marketeers article
Bundamedik menunjukkan performa positif selama kuartal I-2022. | Foto: Bundamedik
Bundamedik mencatat kinerja keuangan apik sebagai bukti dari kesuksesan adaptasi pandemi ke endemi. Hal tersebut terlihat dari klaim mereka yang mengantongi pendapatan non-COVID-19 hingga sebesar Rp 375 miliar sepanjang kuartal I 2022. Pencapaian ini juga menjadi rekor pendapatan tertinggi perusahaan di segmen yang sama dalam dua tahun terakhir.
Jika dibandingkan secara year-on-year (yoy), pendapatan non-COVID Bundamedik meningkat hingga 12,6%. Pendapatan ini ditopang oleh pengembangan core business mereka secara signifikan yaitu unit bisnis Morula IVF atau layanan bayi tabung yang terus berekspansi.
Selain itu, ada pula Diagnos yang merupakan laboratorium klinik di bawah payung usaha Bundamedik yang tumbuh dan memperluas jaringan pasarnya. Mereka terus berkembang dengan layanan tes non-COVID lewat strategi kemitraan strategis.
“Kini seiring dengan meredanya pandemi COVID-19, konsistensi menjadi bekal kesiapan kami dalam menghadapi dinamika lanskap industri. Pencapaian bisnis non-COVID di kuartal I tahun ini merupakan awal baik bagi upaya kami untuk terus cepat beradaptasi memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat ke depannya,” Mesha Rizal Sini, Direktur Utama PT Bundamedik Tbk (BMHS).
Selama kuartal I 2022, angka tes non-COVID meningkat sebesar 38% secara yoy. Peningkatan ini berhasil terjadi karena keberadaan model bisnis yang ditunjang oleh kontribusi gerai dan cabang serta ekosistem internal di dalam layanan RS Bunda Group. 
Jumlah dan distribusi gerai meningkat cukup pesat dengan 38 gerai Diagnos, naik dua kali lipat dibandingkan angka pada kuartal I 2021. Pengembangan Diagnos diharapkan semakin digencarkan lewat penambahan outlet maupun cabang di sejumlah wilayah.
Layanan lain seperti Morula IVF yang sudah lebih dari 20 tahun menjadi penyedia layanan bayi tabung turut bertambah 26% pada tahun 2021. Jumlah cycle di luar Jakarta juga terus mengalami peningkatan, yakni sebesar 36% pada kuartal I 2022 secara per kuartal.
Guna menjaga momentum pertumbuhan pada kuartal pertama 2022 ini, Bundamedik siap melanjutkan fokus bisnisnya melalui tiga pilar strategi yang sudah dicanangkan, antara lain perluasan ekosistem, pendalaman kemitraan strategis, hingga penguatan core business.
Editor: Ranto Rajagukguk

Related