Cara Kimia Farma Garap Sport Marketing

marketeers article

Marathon telah menjadi gaya hidup masyarakat urban. Hampir setiap bulan, selalu ada perlombaan lari sejauh 10 kilometer itu di beberapa ruas jalan ibukota dan kini menjalar di kota-kota besar lain di Indonesia. Banyak brand memanfaatkan tren tersebut untuk meningkatkan engagement perusahaan ke konsumen. Baik sebagai sponsorship ataupun menghelat event sendiri.

PT Kimia Farma (Persero) Tbk, manufaktur obat-obatan ini juga tak mau ketinggalan momen tersebut. Perusahaan pelat merah terseut menghelat lomba lari maraton Fituno 10K Challenge yang digelar di Bandung, Jawa Barat pada Minggu 25 Maret 2018. Sejauh ini, terdapat 3.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia yang sudha ikut serta dalam perlombaan tersebut.

Kali ini, Kimia Farma hendak meningkatkan awareness dari obat over the counter-nya (OTC) yaitu Fituno. Ini merupakan suplemen makanan untuk meningkatkan sistem kekebalan imuniaas tubuh dan mempercepat proses penyembuhan.

Para pelari akan melintasi jalur perlombaan di pusat kota Bandung, mulai dari Balai Kota – Jalan Merdeka – Viaduct – Veteran – Karapitan – Asia Afrika – Braga – Wastu Kencana dan kembali ke Balai Kota. Kable Farma mengaku telah menyiapkan hadiah dengan total Rp 240 juta kepada para peserta yang berhasil meraih catatan waktu terbaik.

Terdapat 92 podium yang telah disiapkan untuk para juara dari dua kategori. Kategori pertama adalah untuk pelari yang mencetak waktu terbaik atau Record Breaker. Sementara itu, kategori kedua khusus bagi pelari yang menyelesaikan jarak 10K pertama alias Distance Breaker.

Rizal Ginanjar, Manager Marketing Over The Counter (OTC) & Herbal PT Kimia Farma (Persero) Tbk mengatakan Fituno 10K Challenge tidak hanya memberi kesempatan untuk para pelari profesional dalam meraih rekor waktu tercepat, “Akan tetapi kami juga menantang para pemula untuk menaklukan rute sepanjang 10 kilometer di Kota Bandung,” kata dia.

Melalui sport marketing ini, Kimia Farma memang mencoba untuk masuk ke pasar anak muda, sebab pembagian kelompok lari ini cukup beragam. Sebab, target empuk dari Fituno adalah mereka yang masih dalam kategori usia produktif.

Tak heran, para pelari dibagi berdasarkan kelompok usia, mulai dari 20-29 tahun, 30-39 tahun, 40-49 tahun, 50-59 tahun dan 60 tahun ke atas. Selain itu, juga terdapat kelas untuk pelajar dan TNI-Polri.

Fituno 10K Challenge menerapkan teknologi Timing System. Perangkat ini kerap digunakan pada major competition untuk memberikan hasil yang cepat dan akurat secara real time. Beragam fasilitas yang disediakan selama keberlangsungan acara, yaitu Tim Medis, Water Station sesuai standar, dan Cheering Point.

 

Related

award
SPSAwArDS