Digital

Cara Optimalkan Transaksi di Musim Belanja dengan TikTok

SUMBER: TIKTOK

TikTok sebagai platform distribusi video singkat memiliki komunitas yang dapat mendukung brand memasarkan produknya, terutama selama periode festival belanja atau Mega Sales. TikTok menandai Mega Sales sebagai momentum penting bagi brand untuk meningkatkan transaksi mereka. Misalnya dengan cara menghadirkan promosi spesial pada tanggal kembar hingga diskon di akhir tahun.

Berdasarkan survei TikTok terhadap pengguna Asia Tenggara, sebanyak 63% pengguna di Indonesia mengaku lebih banyak berbelanja pada momentum Mega Sales. Persentase ini menunjukkan kecenderungan tertinggi dibandingkan negara tetangga lainnya.

TikTok melihat adanya interaksi antara brand dan pengguna yang menghibur dan kreatif. Fenomena ini dikenal dengan shoppertainment yaitu strategi pemasaran yang menggabungkan aktivitas belanja, hiburan, dan penemuan konten/informasi baru. Formula ini dianggap cocok untuk merangkul pelanggan pada masa Mega Sales, terlebih lagi di situasi pandemi saat ini.

“TikTok memberi ruang bagi brand untuk menjangkau konsumen dengan cara yang kreatif, refreshing, dan autentik. Di momen Mega Sales mendatang, strategi shoppertainment merupakan solusi yang pas untuk membangun koneksi dengan audiens dan mengubah mereka dari happy users menjadi happy buyers,” tutur Head of Business Marketing TikTok Indonesia Sitaresti Astarini.

Antusiasme pengguna TikTok terhadap periode Mega Sales tidak hanya berlaku untuk brand besar atau yang sudah dikenal tapi juga bisa dimanfaatkan brand baru. Sebanyak 80% responden merasa senang karena menemukan konten baru di TikTok dan 78% dari responden justru membeli produk dari brand baru atau berbeda dari yang mereka sering gunakan. Selain itu, 55% dari responden kerap melakukan pembelian spontan meskipun sudah mempersiapkan daftar belanja.

Interaksi kreatif antara brand dan pengguna TikTok juga terlihat dari sejumlah konten pada tagar #RacunInTikTok dan #GaraGaraTikTok yang meraih total views sebanyak lebih dari 3,5 miliar di TikTok. Jumlah ini memperlihatkan potensi konten TikTok yang kini dilihat sebagai cara baru untuk mencari rekomendasi berbelanja.

TikTok memiliki solusi periklanan bagi brand agar dapat ditemukan secara kreatif oleh pengguna. Solusi ini dinamakan TikTok For Business.

Dengan memanfaatkan solusi ini, brand bisa menggunakan creative tools yang membantu mereka membuat konten kreatif dengan mudah. Selain itu, TikTok juga memiliki kanal iklan yang beragam sehingga brand mampu mencapai target bisnis mereka.

Pengaturannya pun mudah dilakukan sehingga brand dapat mengatur iklan kapan saja. Ditambah dengan fleksibilitas budget yang bisa membantu brand dari berbagai skala bisnis untuk memaksimalkan promosi mereka. Tidak ketinggalan, fitur TikTok Live yang bisa membangun kedekatan antara brand dan konsumen melalui tayangan langsung.

Brand dapat menyampaikan promosi produk dan informasi diskon melalui storytelling yang ringan dan informatif. Selain itu, brand juga bisa memanfaatkan solusi periklanan dan fitur berbelanja yang terintegrasi di dalam aplikasi,” tutup Sitaresti.

MARKETEERS X








To Top