CEO Fazpass: Bottom Funnel Fase Pemasaran Paling Penting bagi Startup

marketeers article
Joel Hartanto Kereh, Founder & Chief Executive Officer (CEO) Fazpass dalam acara Marketeers Tech for Business 2024. Sumber gambar: dokumentasi Marketeers.

Dalam dunia pemasaran, funnel marketing adalah konsep yang digunakan untuk menggambarkan perjalanan pelanggan dari tahap kesadaran hingga pembelian. Biasanya para pemasar menilai seluruh tahapan itu sangat penting dalam mengakuisisi pelanggan baru.

Kendati demikian, berbeda halnya yang terjadi pada industri perusahaan rintisan atau startup. Bisnis ini justru menilai Bottom of the Funnel (BOFU) merupakan tahap yang paling penting dalam proses penjualan.

BACA JUGA: Nutrifood: Traffic Bukanlah Fokus Utama dalam Digital Marketing

Joel Hartanto Kereh, Founder & Chief Executive Officer (CEO) Fazpass menjelaskan BOFU menjadi tahapan yang paling krusial bagi startup kecil yang memiliki keterbatasan dana untuk beriklan. Sebab, untuk membangun kesadaran (awareness), pertimbangan (interest), hingga menginginkan (desire) di tengah ketatnya persaingan bisnis startup membutuhkan modal yang tak sedikit sehingga banyak pemasar di industri ini hanya fokus pada tahapan bawah.

“Untuk startup kecil BOFU menjadi paling penting karena untuk fokus di atasnya tidak ada budget. Ibaratnya untuk pasang iklan satu tidak ada uangnya, jadi yang dicari bawahnya dulu,” kata Joel dalam Marketeers Tech for Business 2024 di Jakarta, Selasa (4/6/2024).

BACA JUGA: Suzuki: Kualitas Trafik Lebih Efektif Dikonversi Menjadi Penjualan

Menurutnya, startup kecil sering kali memiliki sumber daya yang terbatas, baik dalam hal anggaran pemasaran maupun tenaga kerja. Fokus pada bottom funnel memungkinkan startup memaksimalkan penggunaan sumber daya yang ada dengan menargetkan prospek yang sudah menunjukkan minat tinggi dan berada dalam tahap keputusan pembelian.

“Ini membantu memastikan bahwa upaya pemasaran memberikan hasil yang lebih baik dan return of investment (ROI) yang lebih tinggi,” ujarnya.

Joel menyebut guna menghemat anggaran di corong atas sudah ada alternatif pilihan yang lebih ramah modal dengan memanfaatkan media sosial. Dengan begitu, sumber daya bisa lebih difokuskan pada tahap akhir pembelian.

Di industri startup, pemasaran yang paling penting dan efektif adalah kekuatan mulut atau word of mouth. Dengan kata lain, rekomendasi menjadi pilihan memangkas biaya promosi untuk sekadar mendapatkan awareness dan interest.

Word of mouth itu menjadi yang paling penting dan paling powerfull di startup kecil dan bagaimana dari perusahaan bisa memanfaatkan ini,” tuturnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related