Consumer Goods

Ciptakan Pengalaman Baru, Strategi KFC Bertahan di Masa Pandemi

Sumber: 123RF

Pandemi COVID-19 membawa dampak buruk bagi hampir seluruh  industri. Ritel termasuk industri yang cukup parah terkena imbas pandemi.  Untuk itu, para pelaku industri ritel perlu memikirkan strategi dan inovasi baru untuk bisa bertahan di masa ini.

Taufik, Deputy Chairman MarkPlus, Inc. mengatakan bahwa industri ritel memang mengalami situasi yang sulit, tetapi tidak perlu khawatir. Menurut Taufik, seiring dengan program vaksinasi yang terus digencarkan oleh pemerintah, pusat perbelanjaan akan balik lagi seperti semula. Walaupun di era ini masyarakat mulai beralih ke digital, namun pusat perbelanjaan tidak akan ditinggalkan.

“Di zaman yang serba digital ini kita memang bisa membeli apa pun secara online, tapi kita tidak bisa membeli suasananya. Nah, itu yang akan kita temukan di mall. Jadi, kita harus memikirkan bagaimana caranya agar orang tertarik untuk kembali ke mall pascapandemi,” kata Taufik dalam acara Marketeers Goes To Mall Episode 8 – Meet The Tenants: Navigating Retail Business Beyond Pandemic.

Hendra Yuniarto, Chief Marketing Officer, PT Fastfood Indonesia Tbk (KFC) dalam acara tersebut memaparkan strategi KFC untuk bertahan di masa pandemi. Saat ini, KFC memiliki lebih dari 700 cabang di seluruh Indonesia, yang mana KFC juga banyak mendirikan restorannya di mall.

Hendra mengatakan bahwa saat pandemi muncul di Indonesia, KFC tidak merumahkan para karyawannya, melainkan menggali apa yang bisa dilakukan secara bersama-sama antar-tenant dan karyawan. Hendra mengatakan salah satu upaya KFC adalah dengan  membangun tenda di sekitar mall untuk mengambil orderan.

“Setelah berdiskusi dengan para tenant, kami akhirnya mencoba untuk membangun tenda untuk mengambil orderan. Karyawan kami lengkapi dengan handie talkie untuk komunikasi antarkaryawan yang menjaga tenda dan yang berada di dalam mall. Walaupun penjualan masih tetap turun, namun ini salah satu cara kami untuk bertahan dalam kondisi ini,” papar Hendra.

Hendra turut mengatakan bahwa semua kru KFC dikenalkan oleh berbagai strategi baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Berbagai strategi seperti drive in, special promo, dan lainnya diperkenalkan untuk meraih penjulan. “Kami juga banyak melakukan kerja sama dengan menambah kanal lewat lewat komunitas,” tutur Hendra.

Selain itu, KFC juga menerapkan inovasi baru, yaitu mengedukasi para konsumen yang membeli produk KFC, misalnya   cara menghangatkan kembali ayam KFC yang sudah dibeli. Hendra juga mengatakan bahwa KFC meluncurkan campaign kit untuk memberikan tips untuk berkreasi menggunakan produk KFC.

“Kami juga membuat beberapa resep. Jadi, ketika pelanggan membeli produk kami, bisa dikonsumsi hari berikutnya dengan berbagai kreasi atau menu lain,” tutup Hendra.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top