Data Science Bisa Jadi Insight untuk Sukseskan Bisnis UKM

marketeers article
Arief Rama Syarif, Founder Yayasan Komunitas Open Source yang membagikan ilmunya soal data sains dan open source secara gratis. (FOTO: Marketeers/Vedhit)

Data science atau ilmu data merupakan konteks keilmuan yang mempelajari data dan mengolahnya untuk berbagai hal. Untuk memahami selera pasar misalnya, dibutuhkan ilmu dan pemahaman yang tepat dalam mengolah data demi menunjang bisnis sebuah perusahaan.

Di tangan orang yang tepat atau data scientist, data bisa bermanfaat dan menjadi kunci dalam mengambil berbagai keputusan serta menentukan hal-hal yang bisa membuat bisnis berjalan dengan sukses. Arief Rama Syarif, Founder Yayasan Komunitas Open Source mengatakan data scientist bisa diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam memproses suatu data.

“Data tersebut bisa digunakan menjadi sebuah insight yang dibutuhkan dalam mengambil langkah yang tepat sehingga dapat menciptakan hasil yang memuaskan bagi pihak-pihak tertentu, misalnya suatu instansi atau perusahaan,” kata Arief saat ditemui Marketeers di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (27/12/2022).

BACA JUGA: 3M Dukung Masyarakat Semakin Percaya Sains

World Economic Forum memperkirakan kebutuhan tenaga kerja bidang data scientist ke depan cukup tinggi. Bahkan, profesi itu merajai posisi pertama sebagai tenaga kerja yang paling banyak dicari dalam kurun waktu 2021 hingga 2025 mendatang.

Arief mengakui di bidang bisnis sudah banyak yang memanfaatkan konsultan data science untuk menganalisis pasar. Namun, tidak semua pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) paham dalam mengelola data science bagi bisnisnya. Padahal, dengan memahami data, UKM bisa menargetkan dan memahami ceruk pasar yang akan dituju.

“Bisa dibilang UKM kita belum paham betul soal data. Jadi kami membantu mereka untuk memahami data yang selanjutnya bisa dijadikan insight, sehingga bisa mengambil keputusan bisnis yang tepat lewat insight tersebut,” ujar Arief.

Tidak dimungkiri, mendengar istilah data science, awam memahaminya dibutuhkan peralatan komputer yang mumpuni dan supercanggih serta tahu dunia teknologi informasi. Namun, Arief menilai, data science bisa dipelajari dan dipahami oleh siapa saja.

BACA JUGA: Fantasi, Sains dan Keluarga di Disney The Nutcracker and the Four Realm

“Saya sudah tujuh tahun memberikan pengajaran sekaligus implementasi data science kepada berbagai individu dan itu saya berikan secara gratis. Dengan begitu, harapan saya ingin dengan berbagi ilmu dapat mencetak orang-orang yang mengerti soal data sains dan juga mau membagikan ilmunya dengan orang lain,” tutur Arief.

Related

award
SPSAwArDS