Desa Wisata Perlu SDM yang Kompeten untuk Berkembang

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
03 Agustus 2022
marketeers article
Dudi Arisandi, Chief People Officer tiket.com (kiri) dan Yoris Sebastian, Co-Founder Inspigo (kanan) dalam acara dalam rangka Pengumuman Kemitraan Strategis Antara tiket.com dan Kemenparekraf RI. | Foto: tiket.com
Desa wisata menjadi salah satu hal yang ingin terus dikembangkan oleh pemerintah. Pasalnya, ketika satu desa wisata ini tumbuh, maka dampaknya dapat dirasakan oleh banyak orang. Tidak hanya bagi pelaku usaha saja tetapi juga warga yang berada di desa tersebut.
Memahami pentingnya peran desa wisata untuk kesejahteraan yang luas, tiket.com bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menghadirkan program Jagoan Pariwisata. Inisiatif program ini dicetuskan tiket.com untuk mencari para pelaku usaha di bidang pariwisata yang memiliki visi, misi serta kapabilitas bisnis yang andal.
Para pelaku bisnis di empat desa wisata ini akan berkompetisi, meramu strategi bisnis terbaik untuk dapat memenangkan penghargaan yang terdiri dari empat kategori utama, yaitu Best Tourist Attraction, Best Homestay, Best Souvenir & Culinary serta Best Digital & Creative.
“Harapan kami adalah semoga para mentor tiket.com dan peserta program di empat desa wisata dapat sama sama menemukan solusi strategis cerdas dan cermat untuk mengembangkan wilayah mereka,” kata Dudi Arisandi, Chief People Officer tiket.com.
Kehadiran program ini disambut baik oleh para pelaku usaha di desa wisata. Salah satunya Kifin Ramadhan, Manager Operasional Agroeduwisata Organik Mulyaharja. Ia menuturkan di desanya ada banyak potensi yang bisa dikembangkan, mulai dari pemandangan alam hingga atraksi wisata.
“Berbagai potensi yang ada ini belum banyak yang tahu bagaimana mengelolanya. Sebab itu, kami berharap program Jagoan Pariwisata dapat membantu para peserta untuk bisa lebih banyak mengembangkan potensi diri dan keunikan desa wisata agar menarik lebih banyak minat wisatawan,” ujar Kifin.
Ia menjelaskan peluang untuk berkembang bagi desa wisata terus ada. Namun, hingga kini masih banyak talenta atau sumber daya manusia (SDM) yang harus diedukasi lagi. Dengan demikian, ke depannya, mereka bisa mengoptimalkan potensi yang ada di masing-masing daerah.
Tentunya para SDM inilah yang dapat berkontribusi langsung pada daerahnya lewat pengembangan kemampuan diri terlebih dulu. Sebelum berkompetisi, para peserta Jagoan Pariwisata akan mendapatkan pelatihan. Salah satu pihak yang akan ikut berperan dalam sesi ini adalah Inspigo.
“Ini sesuai dengan visi Inspigo yang ingin mendorong dan menginspirasi para pelaku usaha di bidang pariwisata. Kami tak sabar untuk berbagi pengalaman, membina para mentor, serta menyimak langsung berbagai solusi strategis dari para peserta,” tutur Yoris Sebastian, Co-Founder Inspigo.
Nantinya, sesi mentoring tidak hanya terkait industri pariwisata secara bisnis saja tetapi juga pemahaman dan pengenalan mendalam mengenai ekosistem kerja di perusahaan berbasis teknologi. Pada sesi ini, tiket.com melibatkan para karyawannya untuk berbagi pengalaman tersebut.
Editor: Ranto Rajagukguk

Related