Digital

Digitalisasi, Strategi PT Astra Agro Lestari Tbk Hadapi Pandemi

Sumber: 123RF

Adanya pandemi COVID-19 memaksa semua pihak untuk lebih inovatif, kreatif, dan out of the box, terutama di dunia bisnis. Digitalisasi merupakan salah satu tren penting untuk masa depan bisnis. Sehingga, penting untuk kita melakukan transformasi digital agar dapat bertahan di masa depan.

PT Astra Agro Lestari Tbk, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kepala sawit sudah menerapkan digitalisasi. Langkah ini bahkan sudah dimulai sejak 2017, jauh sebelum adanya pandemi COVID-19.

Digitalisasi menjadi strategi Astra Agro Lestari untuk meningkatkan kinerja di tengah pandemi COVID-19. Langkah tersebut juga dianggap bisa membuat operasional perusahaan menjadi lebih efisien.

Salah satu strategi digitalisasi Astra Agro Lestari adalah meluncurkan aplikasi berbasis teknologi informasi yang dirancang untuk mencapai produktivitas yang prima. Perusahaan ini memiliki beberapa aplikasi mobile untuk mendukung proses bisnis. Pertama, aplikasi bernama  Melli (Mill Excellent Indicator) yang digunakan untuk memasok data yang cepat dan akurat mengenai indikator-indikator yang ada di pabrik kelapa sawit.

Kedua,  ada aplikasi Dinda. Fokus aplikasi ini adalah pengembangan model sistem yang mendukung konsep operasional excellent. Selain itu, Dinda juga dibuat untuk memfasilitasi manajemen untuk mengembangkan kerja-kerja yang efektif dan efisien.

Terakhir, bernama Amanda, atau aplikasi Mandor Astra Agro. Aplikasi ini dirancang untuk menjawab tantangan pelaksanaan kegiatan operasional yang sesuai standar Astra Agro. Ketiga aplikasi ini digunakan untuk mendukung operasional perusahaan.

“Dengan digitalisasi, kita bisa mengontrol operasional dari kantor pusat. Hal itu membuat kita bisa mengambil keputusan yang cepat walaupun tidak terjun ke lapangan,” kata Mario Casimurus Surung Gultom, Corporate Secretary PT Astra Argo Lestari Tbk, saat workshop bersama wartawan Pasar Modal, beberapa waktu lalu.

Ke depannya, PT Astra Agro Lestari Tbk. akan terus mengembangkan program digitalisasinya. Kebutuhan akan realisasi inovasi baru di bidang teknologi disiapkan melalui tim khusus perusahaan yang disebut sebagai Center of Innovation in Agritech (CIA), yang juga mengembangkan ketiga aplikasi perusahaan.

Pada kuartal pertama di tahun 2021, PT Astra Agro Lestari Tbk. berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 5,03 triliun. Angka tersebut naik 4,98% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 4,79 triliun. Perusahaan ini optimistis dapat mencetak pertumbuhan kinerja di sisa tahun ini.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top