Dihelat di Bali, Women Economic Forum ke-74 Berlangsung 6-8 Oktober

profile photo reporter Ranto Rajagukguk
RantoRajagukguk
05 Oktober 2022
marketeers article
Dihelat di Bali, Women Economic Forum ke-74 Berlangsung 6-8 Oktober. (FOTO: 123rf)

Women Economic Forum (WEF) telah menyelenggarakan konferensi perempuan setiap tahun di berbagai negara, termasuk di dalamnya diskusi, berjejaring dan berkolaborasi untuk mempromosikan kewirausahaan dan kepemimpinan perempuan di seluruh dunia.

Perhelatan ke-74 Women Economic Forum akan berlangsung di Bali untuk mendorong para wanita mengembangkan bisnis dan diri mereka dengan memulai perjalanan holistik yang menghubungkan ke alam, spiritualitas, dan kesejahteraan.

WEF Ubud Bali 2022 akan dibuka oleh Raja Ubud, Tjokorda Gede Putra Sukawati, dilaksanakan di Royal Pitamaha Ubud Bali, Indonesia, dari 6 Oktober hingga 8 Oktober. Kegiatan ini diselenggarakan oleh WIN Womenpreneurs Indonesia Networks G100 Global Business Accelerator.

“Di tengah resesi global saat ini, perempuan wirausaha, pemimpin, dan para ahli bisa berpartisipasi dan mempertimbangkan isu-isu penting. Sejalan dengan hal tersebut WEF mengambil tema utama ‘Adaptif, Ketangguhan, dan Maju Bersama’ untuk menginspirasi orang lain khususnya perempuan,” kata Diah Yusuf, Direktur WEF Indonesia dan Chairwoman WIN Womenpreneurs Indonesia Networks, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Sebagai platform pertukaran yang bertujuan untuk membantu dalam mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana mengelola bisnis dan menemukan potensi perempuan, WEF Ubud Balik 2022 ini diadakan untuk menginspirasi perempuan agar lebih adaptif, tangguh dengan kolaborasi demi memecahkan dan memperkuat ekonomi berbasis berkelanjutan. 

Setiap wanita yang berpartisipasi dalam forum ini akan belajar bagaimana bergerak maju dan berkembang, termasuk penyelenggaraan workshop di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia dan untuk mahasiswa agar lebih mengenal cara mengomersilkan ide bisnis yang sejalan dengan SDG. Selain itu, penyelenggaraan tersebut lebih dari sekadar konferensi biasa, tetapi merupakan acara holistik yang diselenggarakan untuk wanita dan dipenuhi dengan energi feminin.

Pembukaan dan Pembicara Utama WEF Ubud Bali 2022 adalah:

-Bintang Puspayoga – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

-Diah Yusuf (Indonesia) – Direktur WEF Indonesia, Ketua WIN

-Harbeen Arora Rai (India) – Pendiri WEF, Pendiri G100

-Yessie D. Yosetya (Indonesia) – Ketua G20 Empower

-Hardiani Uli Silalahi (Indonesia) – Ketua W20

Pada tahun ini Indonesia sebagai Presidensi G20 dengan motto Recover Together Recover Stronger, sehingga Topik Women Economic Forum ke-74 ini terkoneksi dan terkait dengan isu-isu G20. Sebagai hasil konferensi akan diserahkan memorandum melalui G20 Empower dan W20 sebagai mitra pendukung WEF ke-74 ini. 

Salah satu isu prioritas global G20 adalah tentang transformasi digital, pemulihan tatanan ekonomi global pascapandemi menjadi lebih kuat, inklusif dan kolaboratif dengan memanfaatkan digitalisasi sangat penting dalam mengatasi berbagai permasalahan umat manusia. Digitalisasi adalah kuncinya. 

Berikut adalah beberapa topik untuk sesi talk show:

-Perempuan UKM sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

-Membangun Keterampilan Masa Depan Wanita di Era Digital

-Wawasan Pemimpin Wanita ASEAN

-Kepemimpinan Wanita: Seni yang Berpengaruh

-Pentingnya Pendayagunaan Finansial untuk Bisnis Berkelanjutan

-Pengusaha Wanita: Menyeimbangkan Bisnis dan Kesehatan

-Pola Pikir ESG untuk Wanita Bisnis: Importance and Implementation 

Sebagai bagian dari keterlibatan Indonesia Prima, WEF Ubud Bali 2022 mengundang Eksportir Indonesia untuk menjajaki kemungkinan ekspor ke Afrika Selatan, Taiwan, Filipina, India dan negara calon pembeli lainnya dengan melakukan business matching, sebuah metode untuk mengidentifikasi dan menghubungkan perusahaan dengan kepentingan bisnis yang sama, produk, layanan, teknologi, serta jaringan bisnis yang saling menguntungkan. 

Selain itu, acara tersebut juga mengundang UKM fashion dan kerajinan untuk berpartisipasi dalam bazar. Kegiatan ini akan membantu para pengusaha Indonesia untuk memperluas dan mengembangkan usahanya. 

“Suatu kehormatan untuk menyelenggarakan edisi Indonesia di Bali pada tahun Presidensi Indonesia G20 ini. Kami sangat berkomitmen terhadap kesetaraan gender melalui pemberdayaan ekonomi perempuan, WEF adalah platform global bagi para pemimpin dan pengusaha perempuan yang membangun pengetahuan dan jaringan dalam persaudaraan dan sinergi, dan terhubung ke ekosistem dukungan secara global, regional, dan lokal. Kami berterima kasih kepada para pemimpin wanita di Indonesia, WIN, G20 Empower dan OGWE atas upaya kolaboratif mereka untuk memastikan bahwa wanita di seluruh dunia merasa semakin terhubung, percaya diri, dan diberdayakan untuk mengejar impian dan tujuan mereka. Diharapkan melalui kepemimpinan mereka memungkinkan perdamaian, kesetaraan, dan kemakmuran bagi semua,” ujar Dr. Harbeen Arora (India) selaku Founder Women Economic Forum.

Harbeen Arora mengatakan WEF Ubud Bali 2022 tidak hanya tentang memperoleh pengetahuan bisnis, tetapi juga menjaga pengembangan internal melalui partisipasi dalam yoga Mindfulness Sesssion: Yoga & Meditasi bersama GuruMaa Savitri Devi Founder Kundalini Yoga Bali dan Stephanie Hermawan Founder The Golden Space. Dengan adanya program khusus, konferensi ini diharapkan akan disambut dengan minat yang luas dan akan terbukti berharga bagi para peserta sejalan dengan pendekatan holistik untuk kehidupan sehari-hari.

WEF Ubud Bali 2022 juga akan diselenggarakan dalam format hybrid yang menawarkan kesempatan bagi siapa  saja yang tertarik untuk bergabung secara virtual.

Related