Dinamika Taman Balekambang Surakarta sebagai Ruang Terbuka Publik

marketeers article
Seminar Taman Balekambang dengan tema “Dinamika Taman Balekambang Surakarta sebagai Ruang Terbuka Publik”. (Dok. Propan Raya)

Propan Raya berkolaborasi dengan IAI Wilayah Surakarta dan Bappeda Kota Surakarta dalam menggelar Seminar Taman Balekambang dengan temaDinamika Taman Balekambang Surakarta sebagai Ruang Terbuka Publik di House Of Danar Hadi Solo, pada Rabu (17/5/2023).

Taman Balekambang merupakan sebuah tempat yang memiliki nilai sejarah yang tinggi di Kota Surakarta. Awalnya, taman ini merupakan hadiah dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro Ingkang Kaping-7 (Mangkoenagoro VII) kepada kedua putrinya, yaitu Bendoro Raden Ayu Partini dan Bendoro Raden Ayu Partinah

Sejak dibangun tahun 1921 terjadi banyak sekali proses transformasi pada Taman Balekambang, mulai dari perubahan fisik taman hingga fungsinya sebagai ruang publik di Kota Surakarta. Lalu, pada tahun 2022 berlangsung proses revitalisasi Taman Balekambang secara masif.

BACA JUGA: Kembangkan Taman Rekreasi, Sinar Mas Land Gandeng HeHa Group

“Taman Balekambang merupakan wilayah yang bersejarah di dalam Mangkunegara dan perkembangan dari Taman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Mangkunegara,” ujar KGPAA Mangkoenagoro X dalam keterangannya, Rabu (17/5/2023).

Sementara itu, Satrio Nugroho, Tim Arsitek Taman Balekambang menjelaskan bahwa konsep dasar dari Revitalisasi Taman Balekambang diambil dari tata ruang kota dengan konsep MANCAPAT, pelestarian partini tuin dan parinah bosch. Ditambahkan pula ekologi budaya Jawa dengan pelestarian taman, reboisasi dan irigasi KGPA Mangkunegara VII satu-satunya di Indonesia.

Arti mancapat adalah dari kata dasar pat seperti dalam kata empat dan tempat. Sistem empat unsur dalam organisasi dunia, klasifikasi benda dan konsep menurut kelima mata angin (termasuk pusta). Konsep ini sudah dipakai Kota Surakarta yang merupakan salah satu kota kerajaan,” ujar Satrio Nugroho.

Di tempat yang sama, Yuwono Imanto, selaku perwakilan dari Propan Raya menjelaskan mengenai kontribusi Propan Raya dalam pembangunan negeri. Seminar ini bertujuan untuk mengulas keberadaan Taman Balekambang Surakarta sebagai Ruang Terbuka Publik dan proses transformasi yang terjadi menuju wajah barunya.

BACA JUGA: ACE Wujudkan Komitmen dengan Lengkapi Fasilitas Taman di 3 Kota

Hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi di era modern melalui penataan kawasan dan arsitektur sebagai tempat bersejarah, ruang terbuka hijau, ruang seni dan budaya, serta ruang seni pertunjukan.

“Seminar ini kami gagas bersama dengan IAI Wilayah Surakarta dan Bappeda Surakarta, karena kepedulian yang besar kami dengan bangunan heritage Surakarta. Taman Balekambang telah melewati banyak sekali transformasi, oleh karena itu kami ingin membahas dari berbagai sisi mengenai perubahan yang terjadi, tutup Yuwono.

Related

award
SPSAwArDS