Dukung UKM, BMRI Terus Dorong Penyaluran KUR Ke Sektor Produksi

marketeers article
Ilustrasi UKM. (FOTO: Bank Mandiri)

Bank Mandiri (BMRI) terus aktif mendukung program pemerintah dalam mengembangkan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini juga menjadi bentuk konsistensi Bank Mandiri sebagai agen pembangunan untuk mendorong pertumbuhan UKM sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

Saptari, SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri mengatakan pada tahun 2023, perusahaan telah menyalurkan KUR sebesar Rp 34,24 triliun kepada lebih dari 320.675 debitur di seluruh Indonesia. Penyaluran KUR pun terus dilakukanecara prudent sehingga rasio kredit non-performing loan (NPL) dapat terus dipertahankan secara konsisten di bawah 1%.

“Penyaluran KUR Bank Mandiri selalu difokuskan pada sektor-sektor usaha yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Ini merupakan wujud komitmen untuk terus mendukung mendukung pengembangan UKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia,” ujar Saptari dikutip dari website Bank Mandiri, Jumat (26/1/2024).

BACA JUGA: Holding Ultra Mikro BRI Group Tingkatkan Layanan lewat Digitalisasi

Saptari menambahkan penyaluran kredit ini merupakan wujud komitmen pemerintah dan Bank Mandiri sebagai lembaga keuangan dalam mendukung pengembangan UKM. Hal itu sekaligus menjadi sarana bagi perbankan untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor produksi.

Secara terperinci, penyaluran KUR Bank Mandiri sepanjang tahun 2023 didominasi oleh sektor produksi sebanyak 61,16% atau sebesar Rp 20,94 triliun dari total penyaluran sebesar Rp 34,24 triliun. Berdasarkan data historis, tren peningkatan penyaluran KUR dari perusahaan ke sektor produksi terus tumbuh, selaras dengan mandat yang diberikan oleh pemerintah.

Menurut dia, sektor Pertanian adalah sektor produksi dengan penyaluran tertinggi sepanjang tahun 2023 yaitu Rp 10,77 triliun atau 31,44% dari total KUR Bank Mandiri. Adapun sektor Jasa Produksi sebagai sektor produksi tertinggi selanjutnya dengan Rp 7,02 triliun atau sekitar 20,51% dari total penyaluran KUR tahun 2023.

BACA JUGA: Dorong Pertumbuhan UKM, Bank Mandiri Luncurkan Smart Financing

“Fokus utama penyaluran kredit ini adalah sektor produksi unggulan di masing-masing wilayah, seperti pertanian industri pengolahan atau jasa produksi yang didukung sinergi dari seluruh bisnis, koordinasi yang kuat di seluruh jaringan serta kerjasama strategis dengan nasabah turunan wholesale,” kata dia.

Berkat konsistensi tersebut, pada tahun 2024 perusahaan mendapat mandat untuk menyalurkan KUR sebesar Rp 37,5 triliun atau meningkat 3,46% dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, penyaluran tahun ini akan difokuskan pada sektor produksi usaha yang masih punya ruang besar seperti pertanian, perkebunan, jasa produksi, industri pengolahan serta sektor-sektor unggulan lainnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS