Eksplorasi, Toko Kopi Tuku Buka Pop-Up Store di Korea Selatan

marketeers article
Sumber: Instagram @tokokopituku

Pencinta minuman kopi pasti sudah tidak asing dengan merek Kopi Tuku. Dikenal sebagai pelopor kopi susu gula aren sejak tahun 2015, merek ini melebarkan sayapnya ke pasar internasional dengan meluncurkan kedai kopi pop-up pertamanya di kota Seoul, Korea Selatan.

Yang menarik dari langkah ekspansi ini adalah strategi yang diambil oleh Kopi Tuku. Berbeda dengan pendekatan ekspansi konvensional yang cenderung membangun outlet permanen, merek ini memilih untuk membuka kedai kopi sementara atau pop-up store

Langkah ini juga disertai dengan kolaborasi dengan merek kopi terkenal di Korea dan berlokasi di daerah Gangnam, yakni Kornerd Coffee. Sebagaimana diungkapkan oleh Founder Kopi Tuku, ekspansi ke Korea Selatan bukanlah untuk mencari pertumbuhan yang besar dan cepat, melainkan sebagai bentuk eksplorasi. 

Kolaborasi tak disengaja dengan Kornerd Coffee, salah satu coffee shop ternama di Korea Selatan, menjadi peluang yang sempurna untuk memperkenalkan cita rasa kopi Indonesia kepada konsumen di Korea Selatan dengan cara ‘menebeng’ Kornerd Coffee.

BACA JUGA: Mengenal 5 Jenis Kopi Terbaik di Indonesia yang Mendunia

Pilihan Korea Selatan sebagai destinasi ekspansi juga tidak terlepas dari kecintaan masyarakat Korea terhadap budaya kopi. Keberadaan merek tersebut di Korea Selatan, meskipun sementara, memberikan kesempatan bagi konsumen untuk menikmati kelezatan kopi Indonesia tanpa harus melakukan perjalanan jauh. 

Terlebih lagi, pemilihan Kornernd Coffee di daerah Gangnam, yang menjadi lokasi pop-up store, yang mana aktivitas konsumsi kopi di daerah tersebut cukup tinggi.

BACA JUGA: 5 Merek Kopi Lokal yang Ekspansi hingga ke Luar Negeri

Dengan memilih pendekatan pop-up store, Kopi Tuku juga berhasil menghemat biaya untuk membangun awareness di pasar yang baru. Nama-nama varian kopi tetap sama dengan nama aslinya, namun, harga produk yang ditawarkan disesuaikan dengan pasar Korea Selatan.

Dengan demikian, langkah ekspansi Kopi Tuku ke Korea Selatan bukanlah sekadar mencari profit, melainkan sebagai upaya eksplorasi dan pembelajaran. Meskipun belum ada hilal untuk membangun kehadiran yang permanen, kehadiran pop-up store tersebut di Negeri Ginseng telah mengundang perhatian dan percakapan yang luas, bukan hanya di Korea Selatan, tetapi juga di Indonesia.

Bagaimana Marketeers? Apakah langkah yang dilakukan Kopi Tuku ini sudah tepat?

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS