Faxtor Indonesia Dorong Ekosistem Test Publisher di Indonesia

profile photo reporter Maida Beryl S
MaidaBeryl S
03 Juli 2022
marketeers article
Anjar Kartapura, CEO Faxtor Indonesia (Foto: Faxtor Indonesia)
PT Inovasi Pemuda Indonesia (Faxtor Indonesia) merayakan ulang tahun ke-4 pada Sabtu (2/7/2022) dengan menggelar webinar sekaligus virtual launching sebagai perusahaan Test Publisher di Indonesia. Launching ini menjadi ajang perkenalan Faxtor Indonesia sebagai bagian dari Association of Test Publishers (ATP) global.
Bertajuk ‘Peran Test Publisher dan Urgensi Pengembangan Alat Ukur di Indonesia’, webinar ini terbagi ke dalam dua sesi dan diisi oleh pembicara ahli, salah satunya CEO Association of Test Publisher (ATP) Global William G Haris. Puncak acara perayaan ulang tahun ini diisi dengan virtual launching dari layanan Faxtor Indonesia sebagai test publisher. Sebagai test publisher, Faxtor Indonesia berperan untuk menjaga integritas layanan dan produk asesmen.
“Perayaan ini menjadi sebuah grand gestures untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat sebagai perusahaan test publisher pertama Indonesia. Kami akan terus berfokus dalam pengembangan alat ukur psikologi dengan tetap menjaga integritas alat ukur di Indonesia. Kami juga akan berkolaborasi dengan para praktisi dan akademisi dalam pengembangan alat ukur psikologi di Indonesia,” ungkap Anjar Kartapura, CEO Faxtor Indonesia dalam acara perayaan ulang tahun ke-4 Faxtor Indonesia yang diselenggarakan secara virtual (2/7/2022).
Melalui layanan ini, para professional psikolog maupun pelaku industri dapat mempercayai alat ukur yang dipublikasikan oleh Faxtor Indonesia untuk digunakan dalam pengetesan psikologi. Para psikolog juga dapat dengan mudah mengakses alat ukur dan layanan asesmen tanpa perlu khawatir dengan hak cipta alat ukur maupun kebocoran tes.
Kualitas alat ukur yang dipublikasikan dapat terjamin dan perusahaan terus berpegang teguh pada kaidah ilmiah, kode etik psikologi, dan koridor psikometri yang ada. Alat ukur ini dapat digunakan untuk melakukan asesmen psikologi, baik untuk kepentingan riset, pendidikan atau bahkan recruitment pada industri.
Dengan peresmian ini, diharapkan masyarakat terutama kalangan psikologi maupun profesional pengguna jasa asesmen, dapat lebih mengenal peran test publisher. Selain itu, harapannya akan semakin banyak stakeholders yang berkolaborasi untuk ikut memberikan kontribusi dalam pengembangan alat ukur di Indonesia.
“Kami ingin membentuk awareness di masyarakat dan psychometric landscape di indonesia. Kami juga ingin memberikan kontribusi kepada komunitas psikologi dalam menghadirkan validitas dan jaminan untuk pengembangan alat ukur psikologi di Indonesia,” tutup Anjar.
Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related