Finance

Flexy Bill Bank Bukopin, Mesin Pertumbuhan Baru Segmen Korporasi

Ilustrasi: Marketeers

Bank Bukopin terus menunjukkan performa keuangan yang positif. Perusahaan juga telah menemukan mesin pertumbuhan baru. Salah satunya adalah Flexy Bill sebagai produk dana talangan untuk konsumen korporasi dari listrik PLN.

Porsi bisnis Bank Bukopin saat ini didominasi oleh segmen ritel hingga 70%. Hingga kuartal ketiga 2019, Bank Bukopin berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 151 miliar, meningkat 9,80% dibandingkan pencapaian laba bersih pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 137 miliar.

Ke depan perseroan tetap fokus untuk memacu pertumbuhan bisnis ritel, dan kualitas portofolio. Kini, peningkatan kinerja perseroan ditopang oleh peningkatan kinerja bisnis ritel yang mencakup sektor konsumer dan sektor UKM.

“Sampai dengan September 2019, Bank Bukopin menyalurkan kredit sebesar Rp 66,56 triliun, sebagian besar disalurkan ke sektor ritel, yaitu UKM (29,8%) dan konsumer (16,8%), sementara komersial sebesar 19,9%,” jelas Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Eko Rachmansyah Gindo.

Di luar itu, beruntung Bank Bukopin juga menemukan empat mesin pertumbuhan baru di segmen korporasi. Empat produk yang dibangun sebagai unique value proposition ini pun mampu tampil menawan. Empat produk tersebut adalah Flexy Bill, Flexy Gas, Flexy Health, dan Invoice Financing.

Bagaimana Flexy Bill memainkan perannya sebagai mesin pertumbuhan baru Bank Bukopin hingga layak menyandang gelar Banking Product of the Year dari Marketeers Editor’s Choice Award 2019? Simak selengkapnya di Majalah Marketeers Edisi Des 2019-Jan 2020.

MARKETEERS X








To Top