Forbes Ungkap 5 Tren Influencer Marketing Tahun 2024, AI hingga TikTok

marketeers article
tren influencer marketing | sumber: 123rf

Sejak digitalisasi kian bertumbuh cepat, brand selalu berusaha untuk mencari peluang melakukan influencer marketing sebagai strategi yang efektif dan menjadi investasi berharga bagi brand.

Melansir dari Forbes, sebuah penelitian menemukan bahwa sebanyak 92% brand meningkatkan budget influencer marketing dengan melihatnya sebagai investasi, bukan biaya. 

Berikut lima tren influencer marketing pada tahun 2024 yang Marketeers lansir dari Forbes dan perlu Anda pelajari lebih dalam agar tidak ketinggalan perkembangan:

1. Dampak AI makin besar

Baik content creator dan brand perlu secara bersama-sama melihat penggunaan AI dalam influencer marketing sebagai keniscayaan. 

Dengan AI, Anda dan influencer Anda dapat menganalisis data dengan akurat, menemukan influencer yang sesuai, bahkan memanfaatkan virtual influencer sebagai alternatif baru. 

Media sosial juga menjadi wadah yang dapat memperbesar dampak AI dalam industri kreator. Misalnya saja YouTube yang memanfaatkan AI untuk dapat mendemokratisasi kreativitas dengan membuat sesuatu yang kompleks menjadi lebih sederhana.

TikTok pun memasukkan berbagai fitur baru yang membuat para kreator dapat membuat konten dengan bantuan AI.

BACA JUGA: Forbes Ungkap 5 Tren Marketing Global Tahun 2024, Bagaimana dengan Indonesia?

2. TikTok tak lagi hanya untuk Gen Z

TikTok melihat peluang besar dari tingginya peminat video pendek yang ternyata tidak hanya berasal dari para Gen Z dan milenial, tetapi generasi lainnya. 

TikTok berusaha untuk memperluas jangkauan, terutama bagi para generasi yang lebih tua untuk meningkatkan keberagaman. TikTok pun menyasar generasi X untuk bisa lebih engage dengan aplikasi yang satu ini. 

Tren “Granfluencers” atau influencer yang lebih tua juga banyak memasuki berbagai aplikasi TikTok dan Instagram yang menarik para generasi X yang sebelumnya belum terjangkau.

3. Dari konten yang generalis ke spesialis

Konten di media sosial menjadi makin jenuh, influencer harus kian menyasar pasar yang lebih niche. Content creator yang menyasar niche audiences akan jauh lebih menarik bagi brand yang ingin bisa menjangkau audiens dengan tepat sasaran.

Jika sebelumnya influencer membagikan berbagai tips kecantikan secara umum, sekarang Anda bisa melihat bahwa mereka sudah membagikan berbagai tips yang lebih spesifik, misalnya tips kecantikan untuk wanita berkulit gelap, penuaan, atau rambut keriting.

BACA JUGA: Bukan Lagi Influencer Marketing, Kini Eranya Creator Marketing

4. Social commerce dan live shopping kian populer

Berbagai media sosial yang sebelumnya hanya dimanfaatkan untuk konten hiburan saja, seperti TikTok dan Instagram, kini sudah beralih lebih jauh. 

Media sosial telah berevolusi dengan cepat menjadi social commerce yang memberikan kesempatan bagi brand apapun untuk beriklan dan menjangkau para audiens secara lebih organik. 

Brand dapat memulainya dengan membangun hubungan yang dekat dengan para influencer. Selain itu, live shopping juga menjadi strategi yang kian populer.

Audiens yang merupakan calon konsumen Anda tentu ingin melihat sesuatu yang lebih interaktif dalam berbelanja. Mereka bisa bertanya apa saja, melihat barang yang akan dibelinya secara nyata, mendapatkan testimoni atas barang secara langsung, tanpa perlu menunggu balasan pesan.

Oleh karena itu, model social commerce dan live shopping menjadi sangat berdampak terhadap keputusan pembelian audiens saat berbelanja.

5. Brand dan influencer harus terus berevolusi

Untuk dapat menangkap seluruh peluang yang hadir di era digitalisasi, marketeer harus secara aktif dapat mengeksplorasi berbagai AI tools untuk melakukan brainstorming, identifikasi influencer yang tepat, dan menganalisis data.

AI tools yang digunakan secara benar dapat meningkatkan efisiensi dan ROI (return on investment) dari strategi influencer marketing yang dilakukan. 

Itulah lima tren influencer marketing yang akan terus berkembang di sepanjang tahun 2024 ini. Pastikan brand Anda dapat menjangkau niche audience dengan spesialisasi yang khusus. 

Tak lupa, AI juga memiliki peranan yang begitu besar untuk membantu Anda dalam melakukan influencer marketing dengan tepat sasaran dan efisien. Siapkan mulai dari sekarang dan mulailah eksekusi dengan berani.

BACA JUGA: 5 Tips Sebelum Lakukan Influencer Marketing Strategy, Jangan Salah Pilih!

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS