Foxconn Investasikan US$ 700 Juta Bangun Pabrik di India

marketeers article
Foxconn. (Sumber: 123rf)

Foxconn, salah satu vendor terbesar Apple dan produsen utama komponen iPhone akan menginvestasikan US$ 700 juta untuk membangun pabrik baru di negara bagian Karnataka, India. Laporan ini muncul saat perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS) terus mengevaluasi kembali ketergantungan mereka terhadap Cina setelah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Dilansir dari CNBC, Sabtu (4/3/2023), Foxconn akan membangun pabrik suku cadang iPhone di lahan seluas 300 hektare di dekat Bandara Internasional Kempegowda, Bengaluru. Lokasi itu juga dikenal sebagai Bangalore yang merupakan Ibu Kota negara bagian Karnataka, yang terletak di pantai barat daya India.

Wilayah itu menjadi daerah dengan tingkat Produk Domestik Bruto (PDB) tertinggi di antara negara bagian India lainnya. Para pejabat pemerintah mengonfirmasi pabrik baru itu akan menciptakan 100.000 lapangan pekerjaan.

BACA JUGA: Mengenal CFO: Definisi dan Perbedaannya dengan CEO

Upaya ini akan menjadi salah satu investasi terbesar Foxconn di India. Bengaluru secara khusus dianggap sebagai salah satu pusat engineering dan teknologi terkemuka di India.

Foxconn dan vendor teknologi lainnya telah berupaya melakukan diversifikasi di luar Cina. Meski Cina menjadi pusat tradisional untuk manufaktur, namun karena lockdown COVID-19 membuat tekanan bagi sektor industri.

Lockdown Cina memicu perbedaan pendapat nasional yang meluas dan video karyawan Foxconn yang melarikan diri dari fasilitas produksi tersebar luas di media sosial Barat. India dan Vietnam telah muncul sebagai pesaing utama untuk menggantikan dominasi Cina di bidang manufaktur dan pasokan.

BACA JUGA: Garena Resmi Memulai FFML Season 7, Perebutan Tim Terbaik Free Fire

CNBC sebelumnya telah melaporkan komentar dari pejabat pemerintah India yang menyatakan Apple berusaha untuk meningkatkan produksi di India hingga mencapai 25% dari total produksi. Foxconn sejatinya sudah hadir di India melalui pabrik di dekat Chennai di India timur.

Tahun lalu, Foxconn dan Vedanta berencana membangun pabrik pembuatan chip pertama di India. Dari kerja sama itu, kedua perusahaan akan menggelontorkan dana mencapai US$ 19,5 miliar.

Perusahaan Taiwan dan raksasa pertambangan India ini terikat kerja sama menyusul rencana pemerintah India yang ingin mengembangkan manufaktur chip. Narendra Modi, Perdana Menteri India telah mengumumkan akan mengucurkan dana hingga US$ 10 miliar tahun lalu demi menarik investor.

Dana itu digunakan untuk mengembangkan berbagai fasilitas yang rencananya dibangun di negara bagian Gujarat, termasuk insentif ke para investor. Anil Agarwal, Chairman Vedanta mengatakan masih mencari lahan sekitar 400 hektare, dekat dengan Ibu Kota Gujarat, Ahmedabad.

Related

award
SPSAwArDS