Property

Incar Masyarakat Berpenghasilan Rendah, RA Land Property Tawarkan Hunian Impian

Hunian merupakan kebutuhan primer bagi manusia. Namun seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang tidak merata, banyak masyarakat yang akhirnya tidak bisa memenuhi kebutuhan primer ini. Seorang perempuan dari Bandung yang kini menjabat sebagai Direktur Utama RA Land Property Indonesia, yaitu Risti Yuni Lestari terinspirasi dari kehidupan seorang sahabat yang memiliki hunian yang jauh dari kata nyaman. Meskipun sang sahabat sudah memiliki pekerjaan sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun penghasilannya tetap tidak mencukupi untuk membeli sebuah hunian nyaman.

Alhasil, Risti tergerak untuk membantu mewujudkan mimpi para karyawan yang hanya berpenghasilan UMR atau lebih rendah untuk memiliki hunian impian mereka. Bukan hanya sebuah rumah impian, namun rumah yang nyaman untuk dihuni dan sehat dengan sirkulasi dan sanitasi yang baik. Hunian ini akan dipasarkan dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

 

“Kami konsen untuk menyediakan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ini akan menjadi titik awal perjuangan kami (RA Land Property Indonesia), untuk membangun perumahan yang apik, asri, sehat. Mudah-mudahan, itu semua dapat kita wujudkan,” kata Risti dalam acara Syukuran Peresmian dan Pemotongan Pita RA Land Office di Jakarta (23/6).

Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan penjualan properti residensial pada triwulan pertama 2021 tumbuh 13,95% (YoY). Di sisi lain, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan  pertama 2021 mengindikasikan pertumbuhan yang terbatas sebesar 1,35% (YoY).

RA Land sendiri menargetkan akan membangun perumahan di daerah Jawa Barat, mengingat kawasan ini memiliki jumlah penduduk yang lebih besar dari provinsi lainnya di Indonesia. Tercatat dalam laman bps.go.id, penduduk provinsi Jawa Barat pada Desember 2020 berjumlah hampir 50 juta jiwa, atau tepatnya 49.935.858 jiwa.

Setelah Jawa Barat, RA Land berencana membangun perumahan di daerah Pacitan, Jawa Timur. Provinsi Jawa Timur juga merupakan provinsi kedua yang memiliki jumlah penduduk tertinggi di Indonesia, yaitu sebanyak 40 jutaan jiwa.

“Setelah Jawa Barat, kami akan pindah ke Jawa Timur, salah satunya di Pacitan. Kami akan membuat percontohan perumahan yang layak huni, sederhana namun bisa dikatakan perumahan sehat,” kata Risti.

Kisaran harga yang ditawarkan RA Land untuk satu unit rumah di daerah Pacitan mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 500 juta. “Tetapi saat ini, kami fokus di harga Rp 100 juta-Rp 300 juta. Kami menyasar masyarakat berpenghasilan UMR hingga Rp 10 juta per bulan,” kata Risti.

RA Land menawarkan hunian yang cukup beragam, yaitu dari tipe 21 hingga tipe 45 dengan harga yang bervariasi dan bergantung pula pada lokasi rumah tersebut. “Kami berharap kelak masyarakat Indonesia bisa memiliki hunian pertama mereka yang layak, rumah yang sehat, rumah yang juga memiliki nilai estetika, sehingga hunian ini dapat mereka banggakan,” kata Risti.

MARKETEERS X








To Top