Digital

Gandeng 1.000 Guru, Smart School Indonesia Kembangkan Aplikasi Bangkit Belajar

Di era digital seperti saat ini, berbagai inovasi banyak dilakukan oleh tenaga ahli pendidikan demi menghadirkan pembelajaran yang dapat dengan mudah diterima oleh para siswa. Salah satu inovasi yang lahir baru-baru ini adalah metode pembelajaran berbasis pengalaman yang mulai dikembangkan oleh Smart School Indonesia.

Founder Smart School Indonesia Johannes Agus Taruna mengungkapkan, metode pembelajaran berbasis pengalaman merupakan metode yang paling efektif saat ini. Penggunaan teknologi digital pun membuat metode ini semakin mudah diterapkan.

“Kurikulum dan metode pendidikan di Indonesia mencari formula terbaik. Selama ini telah ada metode pembelajaran yang efektif yaitu pembelajaran berbasis pengalaman,” ungkap Johannes.

Melalui inovasi pembelajaran ini, Smart School Indonesia melahirkan aplikasi Bangkit Belajar. Aplikasi yang akan rilis pada 25 September mendatang ini menargetkan 1.000 guru dan calon guru di Indonesia sebagai peserta webinar. Melalui webinar, aplikasi Bangkit Belajar akan diluncurkan dan akandibentuk sebuah komunitas yang juga menjadi pengisi konten dalam aplikasi Bangkit Belajar.

“Konsep aplikasi tersebut adalah semacam marketplace. Atau, bisa dikatakan sebagai educationplace. Platform ini mempertemukan guru sebagai produsen dan murid sebagai pengguna, namun konten isinya adalah materi pelajaran berbasis project,” ujar Developer aplikasi Bangkit Belajar Jonethen.

Aplikasi ini juga menjadi wadah bagi guru atau konten kreator untuk memasukkan materi-materi yang berbasis entrepreneur atau pengalaman.

“Siapa saja yang akan belajar pembelajaran berbasis project bisa mengakses learning platform ini. Mereka juga bisa membuat ide kreatif mereka melalui sebuah project,” tutup Jonethen. 

MARKETEERS X








To Top