Gandeng INTI, Pintek Dorong Permodalan UKM SIPLah

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
10 Februari 2021
marketeers article
Perusahaan fintech yang fokus pada pembiayaan sektor pendidikan, Pintek, resmi berkolaborasi dengan PT INTI Persero (INTI). Kerja sama ini bertujuan memberikan solusi permodalan bagi UKM yang menjadi vendor Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) yang terdaftar di INTI.
“Kolaborasi ini kami harap dapat menginspirasi dan membantu permodalan UKM yang menjadi vendor SIPLah untuk mengelola bisnis. Karena, kami memahami kondisi saat ini berdampak bagi perputaran cash flow para UKM dan penyedia kebutuhan sekolah,” ujar Co-Founder dan Direktur Utama Pintek Tommy Yuwono.
Kerjasama yang terjalin antara kedua pihak juga diharapkan mampu berkontribusi terhadap penyediaan kebutuhan pendidikan. Sehingga, pelaksanaan kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dapat terlaksana dengan baik.
SIPLah sendiri merupakan sistemn yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk digunakan dalam pengadaan barang dan jasa sekolah yang dilakukan secara daring. Tujuannya adalah meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas dalam pengawasan pengadaan barang dan jasa sekolah yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
 SIPLah memfasilitasi UKM yang bergerak di bidang pendidikan untuk menyediakan kebutuhan dasar sekolah seperti buku, seragam, barang elektronik, dan perlengkapan lainnya. Dan, sebagai salah satu marketplace mitra SIPLah, kolaborasi dengan Pintek ini menjadi wujud komitmen dari INTI untuk mendukung dunia pendidikan.
“Kami berharap kolaborasi ini juga menjadi pemicu semanagat UKM dalam melakukan bisnis walaupun berada di situasi yang penuh tantangan,” ungkap Teguh Adi Suryandono, Direktur Bisnis INTI.
Kebutuhan terhadap keperluan pendidikan diprediksi akan terus meningkat setiap tahun. Sebab itu, UKM yang terkait dengan sektor pendidikan sebaiknya bersiap. Salah satunya dengan memiliki alternatif pembiayaan atau permodalan sehingga mampu memperkuat dan mengembangkan bisnis.
Editor: Sigit Kurniawan

Related