Generative AI, Picu Berbagai Ide dalam Dunia Bisnis

marketeers article
Ilustrasi generative AI. (FOTO: 123rf)

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terus mengalami perkembangan. Kini, telah hadir teknologi generative AI yang sudah memicu berbagai ide baru, termasuk di dunia bisnis, tentang cara memanfaatkannya untuk memajukan bisnis.

Generative AI, atau Gen AI adalah adalah kecerdasan buatan yang mampu menghasilkan teks, gambar, dan bahkan video dari data yang diterimanya. Sebab itu, dunia bisnis tertarik untuk menggunakan Gen AI untuk meramu berbagai bahan, seperti laporan keuangan, yang dibutuhkan untuk pengoperasian bisnis.

Steve Nouri, founder A14Diversity, sebuah inisiatif nirlaba yang berfokus pada pemanfaatan AI, mengatakan sifat Gen AI yang terbuka membuatnya mudah diakses oleh khalayak umum, termasuk bisnis.

“Generative AI terbuka untuk diakses oleh siapa saja, dan inilah yang membedakannya dari AI terdahulu. Berkat sistemnya yang terbuka, AI yang dulu sekedar fitur yang tertanam di produk lain kini sudah bisa berdiri mandiri dan membawa nilai tersendiri bagi pengguna,” kata Steve seperti dikutip dalam siaran resminya, Kamis (26/10/2023).

BACA JUGA: Pelita Air Kembali Tambah Armada Airbus A320

Kecepatan AI dalam mengolah data dan menciptakan hasil akhir akan membuat pekerjaan lebih efisien. Contohnya, AI dapat dengan cepat dan akurat menganalisis data konsumen. 

Hasil dari analisis tersebut kemudian dapat digunakan bisnis untuk gesit memformulasikan strategi pasar sesuai tren terkini.

“Kekuatan utama dari teknologi adalah kemampuannya membantu kita menghemat waktu pengerjaan. Mengingat waktu sama bernilainya seperti uang, penghematan tersebut akan berdampak positif pada kinerja bisnis,” ujar Steve.

Anthony Kosasih, Chief Operating Officer (COO) Mekari mengatakan dengan membuat pekerjaan lebih efisien, AI memberi keleluasaan bagi karyawan untuk mengalihkan waktu dan tenaga untuk melakukan tugas yang lebih strategis.

Dengan demikian, bisnis dapat memfokuskan SDM terbatasnya ke pekerjaan yang betul-betul berdampak signifikan pada kinerja.

“AI bisa memperkuat kapasitas penyelesaian pekerjaan bahkan hingga 5 atau 10 kali, sehingga kinerja bisnis akan ikut terdongkrak secara signifikan,” ujar Anthony.

BACA JUGA: Gelagat G-Dragon yang Tak Bisa Diam Diduga Pakai Narkoba, Benarkah?

Pertumbuhan laba yang konsisten menentukan keberlangsungan bisnis karena laba tambahan dapat diputar menjadi modal untuk membiayai rencana, mulai dari ekspansi ke kota baru hingga penambahan lini produk.

Anthony mengatakan AI akan memperkuat kemampuan perusahaan menciptakan layanan baru bagi konsumen sehingga perusahaan mendapatkan kesempatan lagi untuk menumbuhkan laba.

“AI akan membuka banyak sekali peluang baru, dan salah satu peluang tersebut adalah cara-cara kreatif dalam melayani konsumen,” tuturnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS