Consumer Goods

Gentle Hour Konsisten Kampanyekan Empowering Woman

Saat ini sedang terjadi pergeseran definisi tren kecantikan, khususnya di kalangan anak-anak muda. Hal ini disadari betul oleh salah satu brand skincare lokal, Gentle Hour.

Menurut Joyce Artha selaku Co-Founder Gentle Hour menilai bahwa saat ini brand-nya perlu menyuarakan anxiety & desire para pengguna skincare di Indonesia, khususnya pergeseran definisi beauty di kalangan anak muda.

Saat ini kencang digemakan bahwa cantik tidak hanya soal warna kulit dan juga warna rambut. Joyce mengamini bahwa saat ini definisi cantik adalah ketika seseorang nyaman dan percaya dengan dirinya sendiri.

Untuk mengampanyekan visi dari Gentle Hour, Joyce mendistribusikan komunikasi produknya melalui beragam kanal sosial media. “Semua brand pasti menggunakan media sosial. Tapi ada value besar yang ingin kami sampaikan, jadi kami sampaikan di sana. Seperti melalui podcast dan video untuk memperkenalkan brand value kami,” terang Joyce di ajang Jakarta Marketing Week, Sabtu (19/9).

Untuk menunjukan visi produknya, Gentle Hour tidak menggunakan professional model sebagai wajah dari kampanye produknya. Gentle Hour berkolaborasi dengann beragam perempuan hebat yang menurut Joyce memiliki layer belakang yang ebrbeda-beda dan memiliki cerita-cerita menarik yang bisa menginspirasi konsumennya.

Gentle Hour juga menyuarakan aspirasi produk-produknya dengan menggandeng penyanyi muda MIMA membawakan lagu Just as You Are sebagai jawaban dan ajakan untuk para konsumennya untuk menjadi cantik dan sehat sesuai dengan diri masing-masing. Gentle Hour sendiri memiliki serangkaian produk meliputi cleansing balm dan hydrating jelly cleanser.

MARKETEERS X








To Top