Good Day Berhasil Jadi Instant Coffee Pilihan Gen Z

marketeers article
Ilustrasi instant coffee pilihan gen Z.

Kopi menjadi minuman favorit bagi para generasi muda, khususnya generasi Z atau Gen Z. Beragam jenis kopi pun dijajal oleh mereka.

Bukan hanya mencoba kopi dari berbagai coffee shop, Gen Z juga mencoba instant coffee untuk merasakan pengalaman berbeda. Berdasarkan survei melalui online voting yang dilakukan oleh Marketeers, dari banyaknya merek instant coffee yang dijual di pasaran, Good Day menjadi pilihan pertama para Gen Z.

Kopi instan yang satu ini sukses menangkan hati Gen Z dengan beragam inovasi produknya. Sebagaimana diketahui, Good Day menawarkan beragam pilihan rasa kopi dengan proses penyeduhan yang berbeda, mulai dari yang perlu diseduh dengan air panas hingga cukup dengan air dingin.

BACA JUGA Good Day Engage dengan Gen Z lewat Inovasi dan Inspirasi

“Kalau kami lihat sih saat ini para Gen Z senang mencoba produk-produk baru, mereka sangat eksploratif dalam mencari pengalaman baru menikmati kopi. Sebagai brand, kami tidak hanya menekankan terhadap fitur atau rasa produk saja, tapi bagaimana secara brand bisa membangun hubungan emosional dengan konsumennya,” ujar Ferdinand Tan, selaku Group Band Manager Kopi Good Day.

Online voting tersebut merupakan bagian dari Marketeers Youth Choice Awards (YCA) 2023, yang merupakan ajang penghargaan bagi para brand yang menjadi pilihan para Gen Z. Good Day sendiri berhasil menempatkan posisi gold winner untuk kategori instant coffee pilihan Gen Z.

Kemudian, diikuti oleh Luwak White Coffee yang mendapatkan silver winner. Setelah itu disusul oleh Torabika yang berhasil meraih bronze winner.

Survei tersebut melibatkan 1.222 mahasiswa yang berasal dari kampus ternama di berbagai kota di Indonesia. Online voting berlangsung mulai dari 25 Oktober 2022 hingga 2 Desember 2022. Dalam YCA 2023 ini terdapat 34 kategori produk yang dipilih oleh Marketeers.

BACA JUGA Park Bo-gum Kembali ke Indonesia dengan Good Day

Pilihan berdasarkan kebiasaan mengonsumsi produk dan jasa oleh Gen Z dan preferensi bila suatu saat akan menggunakan. Perlu ditegaskan bahwa responden belum tentu sudah menggunakan salah satu atau bahkan semua merek pilihan mereka.

Namun, metode ini dapat menunjukkan bahwa responden sudah memiliki preferensi merek jika membutuhkan produk pada kategori merek tersebut. Metode survei ini diturunkan dari konsep Customer Journey 5A yang menegaskan bahwa pencapaian tertinggi dari merek adalah saat berhasil mendapatkan advokasi.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS