Grab, Emtek, dan Bukalapak Lanjutkan Program Kota Masa Depan di Solo

profile photo reporter Dyandramitha Alessandrina
DyandramithaAlessandrina
26 Desember 2021
marketeers article
Usaha kecil, dan menengah (UKM) di Indonesia merupakan tonggak bagi perekonomian nasional. Oleh karena itu, UKM perlu diberdayakan agar bisa bertahan dan berkembang, terutama setelah terkena dampak pandemi COVID-19.
Melihat hal tersebut Grab, Bukalapak, dan perusahaan teknologi PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek),   mengumumkan kolaborasi. Mereka berkomitmen untuk mendorong digitalisasi UKM di kota-kota kecil melalui inisiatif Kota Masa Depan.
Kota Masa Depan merupakan sebuah program akselerator ekstensif yang menargetkan 10.000 UKM. Program ini berfokus pada tiga prioritas, yakni vaksinasi, adopsi platform digital, dan pemberdayaan UKM melalui pelatihan dan pendampingan untuk pengembangan usaha melalui teknologi digital.
Setelah peluncuran perdana di Kupang Oktober lalu, program akselerator Kota Masa Depan pun dilanjutkan di Solo dan menargetkan lebih dari 1500 pelaku UMKM untuk on boarding digital. Melalui program ini, para pelaku UKM yang bergabung diharapkan dapat menjangkau konsumen di seluruh Indonesia dengan memiliki toko digital.
Gibran Rakabuming, Walikota Surakarta memberikan apresiasinya atas inisiatif Kota Masa Depan. Menurutnya, program ini dapat membentu UMKM untuk naik kelas melalui fasilitas digitalisasi.
“Saya mengapresiasi inisiatif Grab, Emtek dan Bukalapak dalam menghadirkan program Kota Masa Depan. Semoga program ini bisa menjadi bantu loncatan UKM naik kelas. Momen ini untuk kebangkitan para pelaku UKM di Solo, dan harapannya bisa bangkit dan semangat lagi,” kata Gibran.
Kemudian, Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia mengatakan bahwa Grab, Emtek dan Bukalapak hadir di Kota Solo melalui inisiatif Kota Masa Depan untuk mengawal Solo menjadi Smart City. Harapannya, program ini dapat mempercepat upaya pemulihan ekonomi bangsa.
“Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Surakarta untuk mengawal Solo menjadi Smart City melalui program ini. Program ini memberikan pendampingan dan pelatihan agar UMKM menjadi lebih kompetitif serta menciptakan lapangan kerja baru. Semoga upaya kami dapat membantu UMKM, terutama yang berada di kota-kota kecil,” tutur Ridzki.
 
Editor: Eko Adiwaluyo
 

Related