Hadapi Pandemi, Halodoc Lakukan Pendekatan ke Ibu Hamil

profile photo reporter Ellyta Rahma
EllytaRahma
08 April 2020
marketeers article

Laporan World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa ibu hamil lebih rentan terpapar virus. Hal ini dipengaruhi oleh adanya perubahan pada tubuh dan sistem imunitas pada ibu hamil.

Melihat data ini, aplikasi kesehatan Halodoc menyikapi dengan melakukan kolaborasi bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). Lewat Kolaborasi ini, Halodoc menambah kanal layanan konsultasi khusus kehamilan dan kesehatan reproduksi guna mencegah ibu hamil datang ke fasilitas kesehatan di masa pandemi COVID-19.

“Kondisi pandemi virus dengan tingkat penularan sangat cepat ini mendorong Halodoc untuk terus memperkuat layanan telekonsultasinya, terutama untuk menekan angka penularan dengan mencegah pasien untuk mengunjungi fasilitas kesehatan saat tidak dalam keadaan genting,” jelas Doddy Lukito. Founder Halodoc.

Kerjasama antara Halodoc dan POGI ini juga didorong dengan data Halodoc yang mengatakan bahwa selama satu bulan terakhir, terdapat peningkatan leyanan telekonsultasi hingga lima kali lipat. Konsultasi di bidang obstetri dan ginekologi mengalami peningkatan 60%.

Telekonsultasi ini terdapat di fitur chat with doctor di aplikasi Halodoc. Lewat layanan ini, pengguna bisa konsultasi mengenai kondisi kesehatan kandungan dan kesehatan reproduksi seperti siklus menstruasi, menopause, dan program keluarga berencana. Pengguna juga bisa melakukan konsultasi kasus penyakit tumor jinak pada organ reproduksi perempuan seperti kista, infeksi menular seksual, hingga disfungsi seksual.

Editor: Ramadhan Triwijanarko

Related