Hankook Tire Jadi Produsen Pertama yang Raih Pengakuan ISCC Plus

profile photo reporter Medikantyo Adhikresna
MedikantyoAdhikresna
06 Desember 2021
marketeers article
Hankook Tire menjadi produsen industri ban pertama yang meraih pengakuan International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) Plus. Sertifikasi ISCC plus itu merupakan pengakuan atas penerapan prinsip berkelanjutan dalam lini rantai pasok produksi ban Hankook, mulai dari sumber bahan baku hingga hasil produk yang berkelanjutan.
Pemberian sertifikasi ISCC Plus diberikan usai adanya evaluasi melalui inisiatif European Renewable Energy Directives (EU RED). Evaluasi itu berkaitan dengan keberlanjutan proses produksi dari bahan baku, proses manufaktur, dan hasil akhir produk yang keluar dari fasilitas pabrik milik Hankook Tire.
Fasilitas pabrik Hankook Tire di Geumsan, Korea Selatan meraih sertifikasi ISCC Plus melalui upaya mengganti pemakaian bahan baku minyak bumi dengan minyak alami. Begitu juga dengan penggunaan bahan biopolimer sebagai bahan baku, yang dalam prosesnya diolah dari olahan minyak bumi dan dipadukan dengan minyak daur ulang hasil memasak.
Hasil proses produksi ban dengan prinsip keberlanjutan tersebut dari Hankook adalah tipe Kinergy 4S 2 all-weather untuk mobil penumpang dan Kinergy 4S 2X untuk model kendaraan SUV. Keduanya menggunakan bahan baku karet sintesis dengan pemanasan minyak non-petroleum sehingga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.
“Kami merasa terhormat untuk menerima penghargaan tinggi dari ISCC untuk komitmen kami dalam menjadi standar emas dalam aspek keberlanjutan,” kata Lee Sooil, Presiden dan CEO Hankook Tire & Technology. “Sertifikasi ini mencerminkan fokus kami dalam meningkatkan segala aspek bisnis kami agar berdampak positif bagi bumi, masyarakat, dan hidup kita.”
Kinergy 4S 2 dan Kinergy 4S 2X mempunyai peningkatan performa dibandingkan pendahulunya, berkat kualitas bahan bakunya yang unik. Karet dari minyak alami mempertahankan ciri khas bahannya pada temperatur rendah, sehingga meningkatkan kinerja pengendara dalam kondisi jalanan bersalju.
 
Editor: Eko Adiwaluyo

Related