Imbas Fenomena Haradukuh, Penumpang KRL Stasiun Sudirman Naik 8%

marketeers article
Ilustrasi Stasiun KRL Sudirman yang berdekatan dengan lokasi keramaian Haradukuh. (FOTO: KAI Commuter Indonesia)

Moda transportasi KRL Jabodetabek, khususnya Stasiun Sudirman, merasakan imbas kerumunan di seputaran kawasan Dukuh Atas atau belakangan disebut Haradukuh. Stasiun Sudirman menjadi titik pemberhentian pengguna KRL yang kebanyakan berusia muda, untuk menghabiskan waktu akhir pekan di ruang terbuka dekat Terowongan Kendal.

Kemunculan istilah Haradukuh kali pertama muncul di media sosial, mengacu pada kawasan Harajuku di Tokyo, Jepang. Lokasi tersebut lekat dengan generasi muda, yang kerap hadir mengenakan padu padan busana dengan gaya street fashion. Tak ayal, netizen menggabungkan nama lokasi tersebut dengan Dukuh Atas, yang kini populer sebagai panggung tampil pengunjung Citayam Fashion Week.

Peningkatan jumlah pengguna KRL di Stasiun Sudirman akibat keramaian Haradukuh, mendapat perhatian KAI Commuter selaku operator. Dari catatan yang diungkap KCI, jumlah pengguna KRL Stasiun Sudirman pada periode akhir pekan yang berakhir Minggu (24/7/2022) menyentuh 10.089 orang. Angka tersebut mengindikasikan kenaikan jumlah pengguna jika dibandingkan periode akhir pekan sebelumnya.

Secara umum pada akhir pekan lalu, total pengguna moda transportasi kereta rel listrik ini menyentuh kisaran 303.348 orang. Berdasarkan keterangan resmi yang dilansir Marketeers pada Senin (25/7/2022), jumlah keberangkatan pengguna tertinggi dicatatkan oleh Stasiun Bogor. Total penumpang yang berangkat dari stasiun tersebut berdasarkan catatan terakhir pada Minggu pukul 17.00 WIB, mencapai 21.058 orang.

Adanya peningkatan pengguna KRL di Stasiun Sudirman, sebagai imbas dari kerumunan Haradukuh pada akhir pekan, tidak menjadikannya sebagai pemberhentian dengan angka terbesar. Selama akhir pekan lalu, predikat tersebut dipegang oleh Stasiun Tanah Abang. Pihak KAI Commuter mengungkap sebanyak 16.236 orang turun di Tanah Abang sebagai pemberhentian akhir selama akhir pekan lalu.

Di sisi lain, layaknya Stasiun Sudirman, KAI Commuter mencatat tren positif pada besaran angka penumpang yang bergerak melalui Stasiun Tanah Abang. Dalam catatan resmi operator, terdapat 15.207 orang pengguna KRL dari stasiun tersebut hingga Minggu (24/7/2022). Data tersebut membuktikan adanya kenaikan pengguna sebesar 5% dibandingkan akhir pekan sebelumnya.

KAI Commuter juga menyampaikan temuan lain, yang bisa dikaitkan dengan dampak fenomena Haradukuh dan penumpang KRL di Stasiun Sudirman. Peningkatan pengguna KRL selama akhir pekan, disebut KAI Commuter dapat diidentifikasi sebagai pengguna musiman yang memanfaatkan libur akhir pekan. Besaran pengguna musiman ini mencapai 13.426 penumpang.

Terkait tren kenaikan pengguna KRL selama periode akhir pekan, KAI Commuter secara rutin mengingatkan calon penumpang untuk menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, penumpang juga diharapkan untuk menghindari waktu perjalanan dengan potensi volume tinggi selama akhir pekan, yakni antara pukul 10.00 hingga pukul 17.00 pada setiap jalur KRL.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS