INDEF: Pemilu Tak Ganggu Tren Pariwisata Dalam Negeri Tahun 2024

marketeers article
INDEF: Pemilu Tak Ganggu Tren Pariwisata 2024 (FOTO: tiket.com)

Direktur Eksekutif INDEF Tauhid Ahmad menyampaikan tren dan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang mencakup industri pariwisata serta tantangannya, termasuk Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang. Menanggapi soal Pemilu, Tauhid menyampaikan optimismenya bahwa proses penyelenggaraan Pemilu tidak akan mengganggu pertumbuhan sektor pariwisata dalam negeri.

“Prediksi tren pariwisata tahun 2024 akan bergeser pada hiperlokal dan perjalanan wisata dengan waktu yang panjang namun berkualitas. Tren ini menunjukkan bahwa wisatawan cenderung ingin menghabiskan waktu yang lebih lama saat berwisata, serta memilih destinasi domestik yang menawarkan konsep alam dan wisata hijau,” katanya dalam keterangan, Kamis (14/12/2023).

Dalam perspektif ke depan, tiket.com dan Kemenparekraf RI melihat proyeksi yang optimistis untuk tahun 2024. Periode pesta demokrasi 2024 yang akan datang pun diprediksi akan memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan industri pariwisata.

BACA JUGA: Begini Potret Tren Pariwisata Indonesia versi Traveloka

Data dan tren yang disampaikan diharapkan dapat memberikan acuan untuk mengantisipasi perubahan pola konsumen dan memberikan pandangan yang lebih mendalam terkait potensi.

“Memasuki tahun 2024, Indonesia akan menggelar hajatan nasional yang dilaksanakan pada Februari 2024. Hal ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi signifikan bagi industri pariwisata karena adanya kampanye dan pergerakan yang lebih dinamis ke daerah-daerah di Indonesia,” ucap Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com Gaery Undarsa.

Ditambah, permintaan dan minat wisata bergerak dengan signifikan sepanjang tahun 2023 dan akan terus bertambah pada liburan nataru yang semakin dekat. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dan aksi nyata dari semua pihak, termasuk pemerintah, pelaku pariwisata dan wisatawan, untuk menjaga ekosistem wisata berjalan baik

Pada tahun 2023, industri pariwisata Indonesia terus tumbuh pesat dengan capaian positif yang mencolok. Menurut Kemenparekraf RI, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) per Juli 2023 mencapai 6,31 juta, atau lebih besar sekitar 197% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Jumlah wisatawan mancanegara meningkat sangat signifikan dari tahun 2023, dengan pertama kalinya menembus ke angka sekitar 11-11,5 juta wisatawan,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno.

Penerimaan devisa dari sektor pariwisata pun meningkat secara signifikan, mencapai US$ 6,08 miliar pada Semester I 2023, meningkat  237% bila dibandingkan tahun sebelumnya. Menyusul hasil sinergi data yang diperoleh dari kerja sama antara tiket.com dan Kemenparekraf RI, terungkap bahwa industri pariwisata Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan pada tahun 2023.

BACA JUGA: Strategi The Stones Hotel Bali Dorong Pariwisata lewat Kuliner dan Seni

“Bank Indonesia juga mencatat bahwa nilai devisa pariwisata sebagai jasa perjalanan sudah menyumbang lebih dari hampir US$ 7 miliar di tahun 2022. Selain itu, kami juga melihat bahwa tantangan di tahun 2023 yang berhasil kita lalui adalah situasi kondisi ekonomi global, perubahan tourist behaviour, kondisi geopolitik, perubahan daya beli masyarakat, perubahan teknologi, serta green opportunity,” tutup Sandiaga.

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related

award
SPSAwArDS