Automotive

Ini Dia Bisnis Terbesar Ban Goodyear di Indonesia

Iman Santoso, Director Marketing & Product Management Commercial PBU - ASEAN di GIICOMVEC 2018

Ban Goodyear sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Sekitar 100 tahun berbisnis di sini, Goodyear sudah cukup banyak memiliki penggemar. Namun, tahukah Anda bisnis apa yang memberikan keuntungan terbesar bagi bisnis Goodyear? Ban mobil? Ternyata bukan.

“Di umur Goodyear yang sudah genap 100 tahun di Indonesia, bisnis kami lebih dari 60% ditopang oleh bisnis ban untuk kendaraan niaga,” ujar Iman Santoso, Director Marketing & Product Management Commercial PBU – ASEAN saat ditemui Marketeers di arena GIICOMVEC 2018, JCC Senayan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika pemasar ingin menggarap pasar korporasi (business to business), khususnya di bisnis ban kendaraan niaga. Pada segmen ini, poin pertama pada konsep 4P Marketing Mix (product, price, promotion, dan place), yakni product.

“Kami selalu menghadirkan produk terbaik di setiap titik sentuh pertama kali dengan konsumen. Di sini, kami kedepankan Total Tire Management. Konsep ini juga kami lakukan untuk menjaga hubungan jangka panjang dengan mereka,” lanjut Santo.

Selanjutnya, produk mereka ditunjang dengan layanan yang dipersonalisasikan. Pada praktiknya, Goodyear seringkali mengirimkan teknisinya untuk membaca kebutuhan konsumen sebelum mereka menjual produk bannya.

“Bukan sekadar berjualan ban, kami menawarkan biaya per kilometer yang rendah. Untuk memaksimalkan itu, kami tengah mengedukasi konsumen untuk mengkonsumsi ban radial,” tambahnya.

Menurutnya, ban radial dianggap lebih hemat hingga tiga kali lipat karena bisa dipakai dengan waktu yang lebih panjang. Selain itu, Goodyear juga tengah mengembangkan produk ban vulkanisir (retread tires) atau daur ulang dalam empat tahun terakhir. Bisnis ini berkembang seiring peraturan dari pemerintah yang membolehkan penggunaan ban vulkanisir bersertifikat.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X








To Top