Ini Fokus Bisnis Lion Parcel di Tahun Ini

profile photo reporter Ellyta Rahma
EllytaRahma
12 Januari 2021
marketeers article
Sepanjang tahun 2020, Lion Parcel mencatat pertumbuhan pasar yang signifikan di wilayah Pulau Jawa. Tahun 2021 ini, Lion Parcel berencana memfokuskan bisnisnya untuk menggarap pasar logistik di Pulau Jawa guna memperkuat bisnis.
Potensi industri logistik jenis pengiriman antar wilayah dengan armada darat menyumbang market share terbesar di pasar logistik. Mengingat 59% kegiatan ekonomi Indonesia masih berpusat di Pulau Jawa.
Disampaikan oleh Farian Kirana, Direktur Utama Lion Parcel, perusahaannya menargetkan maksimaliasi pelayanan cepat dan ekonomis untuk memenuhi ekspektasi pasar logistik di wilayah Pulau Jawa sehingga Lion Parcel bisa memaksimalkan penetrasi Lion parcel di Pulau Jawa.
“Kami akan menurunkan harga layanan REGPACK se-Pulau Jawa hingga 40%. Dengan harga terjangkau, kami yakin akan adan lebih banyak pengguna yang menggunakan Lion Parcel sebagai solusi logistiknya. Kami bisa mengklaim dengan tarif baru ini, layanan reguler kami merupakan yang paling murah,” jelasnya.
Layanan REGPACk sendiri merupakan layanan pengiriman rute-rute logistik yang sebelumnya tidak bisa dijangkau oleh transportasi udara. Layanan ini memanfaatkan moda transportasi darat, sehingga pengantaran barang bisa dilakukan hingga ke wilayah terpencil sekalipun. Bersamaan dengan strategi baru ini, Lion Parcel meningkatkan armada transportasi daratnya hingga 22%.
“Layanan ini juga terintegrasi dengan kurir dan sejumlah pengiriman ke wilayah-wilayah yang lebih luas di Pulau Jawa seperti integrasi dengan Kereta Api Logistik (KALOG). Integrasi ini diharapkan bisa menjangkau wilayah yang tidak bisa dengan armada pesawat dengan efisiensi dan ketepatan waktu yang sama,” kata Farian.
Selama tahun 2020, layanan REGPACK tercatat meningkat hingga 40% dibandingkan tahun 2019. Data internal Lion Parcel mencatat jenis barang yang menggunakan layanan ini didominasi oleh fesyen seperti pakaian dan aksesori.
“Dengan revisi harga ini, diharapkan bisa mendorong UKM dan masyarakat untuk meningkatkan bisnis daringnya menggunakan layanan logistik yang ekonomis,” tutup Farian.
Editor: Ramadhan Triwijanarko

Related