Automotive

Insentif PPnBM Meningkatkan Penjualan Daihatsu

Ilustrasi: 123RF

Masa pandemi yang telah berjaan hingga tahun kedua ini pastinya membuat banyak industri menjadi lesu, tak terkecuali indusdtri otomotif. Namun hadirnya kebijakan PPnBM membuat industry ini kembali bergeliat. Hal ini terlihat dari tetap banyaknya peminat sektor otomotif. 

“Secara umum Daihatsu memanfaatkan PPnBM untuk menjual banyak unit. Terbukti kebijakan yang dibuat oleh pemerintah ini membuat pabrik dapat terus beroperasi,” ungkap Supranoto Tirtodidjojo selaku CEO Astra Daihatsu, pada webinar Marketeers Goes to Automotive bertajuk Stimulus PPnBM Sektor Otomotif: Efektifkah?

Melihat permintaan pasar yang tak menurun, Daihatsu terus memaksimaklan produksinya. Meski pandemi memberikan efek yang cukup berat dalam hal produksi, salah satunya adalah kesulitan dalam pengadaan komponen, mulai dari tier 1-4, hingga keterbatasan dalam jumlah karyawan karena regulasi PPKM. Menurut Supranoto, tercatat pada Maret lalu total sales Daihatsu mencapai angka 85 ribu atau naik sebanyak 77%.

Stimulus dari PPnBM membawa dampak yang luar biasa, terbukti dari demand yang terus meningkat. Meski Daihatsu memberlakukan aturan work from home total atau 100%, namun digital sales terus bertumbuh. “Ada  pola baru, penjualan di diler tidak ada, yang ada digital marketing. Digital ini mendorong semuanya, termasuk penjualan bertumbuh hingga Agustus ini,” ungkap Supranoto.

Supranoto juga berharap dengan diberlakukannya PPnBM hingga akhir tahun 2021, gairah sales industri otomotif akan terus meningkat. Daihatsu optimistis dengan mengoptimalkan sisa waktu dari PPnBM yang masih 4 bulan lagi,  penjualan bisa tumbuh hingga 25%.

Supranoto akui dengan adanya kebijakan PPnBM ini, perusahaannya sendiri tidak menikmati keuntungan dari margin yang besar, semua keuntungan masih dalam angka normal seperti sebelum adanya kebijakan PPnBM.“Semua yang menikmati kebijakan ini adalah stakeholder dan konsumen, jadi untuk margin sama sekali tidak berpengaruh,” kata Supranoto.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top