Investree Siapkan Solusi Pembiayaan UKM dari Hulu ke Hilir

marketeers article

Pemain financial technology (fintech) lending, Investree telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka di tahun ini. Salah satu strategi tersebut adalah memberikan solusi pembiayaan dari hulu ke hilir bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Strategi yang diberi istilah Beyond Lending ini merupakan inisiatif Investree untuk menjadi one-stop solution platform bagi pelaku UKM. Investree menggandeng sejumlah partner untuk memasok kebutuhan pelaku UKM dari hulu ke hilir dengan produk pembiayaan dari Investree.

“Kebutuhan UKM ternyata tidak hanya terbatas pada aspek pembiayaan, melainkan juga efisiensi proses bisnis. Sebagai contoh, hasil analisis Daya Qarsa menunjukkan, kebanyakan UKM masih menjalankan bisnis mereka secara manual. Oleh karena itu, kami berkolaborasi dengan penyedia solusi lain untuk memberikan jalan keluar yang terintegrasi agar pelaku UKM semakin mudah dan efisien dalam menjalankan bisnis mereka,” ungkap Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi dalam keterangan resmi kepada Marketeers, beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Investree berkolaborasi dengan Billte dari Swiss, OY! Indonesia, Mbiz, Pengadaan.com, dan AIForesee.

Kolaborasi Investree dengan Billte memungkinkan para pelaku UKM untuk mendapatkan akses pembiayaan melalui penyediaan sistem invoice elektronik (e-invoicing). Fitur Billtree memungkinkan pelaku usaha mengakses invoice elektronik sehingga bisnis dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan cepat.

Investree juga memberikan peluang bagi pelaku UKM untuk menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam menjalankan bisnis mereka. Investree menggandeng perusahaan innovative credit score, AIForesee untuk memberikan solusi pemanfaatan data dan teknologi alternatif kepada pelaku UKM.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjadi perusahaan yang visioner, terus memberikan inovasi yang mampu menjawab tantangan di masa depan. Dengan mulai mengaplikasikan AI, kami mendukung transformasi produktivitas bisnis tak hanya bagi Investree tapi juga seluruh elemen pendukung industri fintech,” ujar Adrian.

Tak hanya itu, Investree turut bekerja sama dengan penyedia rantai pasokan, seperti Mbiz dan Pengadaan.com.

Misi Ekspansi Internasional Investree

Kolaborasi dengan rekanan lokal diyakini Investree dapat mempermulus jalan mereka dalam melakukan ekspansi internasional. Meski telah hadir di Indonesia, Thailand, dan Filipina, namun Investree masih berupaya untuk memperkuat eksistensi di seluruh wilayah Asia Tenggara.

Di Filipina, Investree berhasil mengantongi izin dari Komisi Sekuritas dan Bursa Filipina (SEC) untuk mengoperasikan platform crowdfunding UKM di Filipina pada pertengahan Januari lalu. Bekerja sama dengan Filinvest Development Corp., peresmian ini sekaligus menandai penerbitan perizinan pertama bagi perusahaan di Filipina sejak SEC merilis aturan dan regulasi pelaksanaan baru pada 2019.

Sementara ekspansi Investree di Thailand tengah berada dalam proses memperoleh izin penuh dari Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand. Meski demikian, Investree Thailand sudah mulai beroperasi dengan menggandeng platform e-procurement dan B2B marketplace (Pantavanij), dan perusahaan payment gateway (2C2P).

“Untuk ekspansi internasional, Investree masih mengandalkan kolaborasi dengan rekanan lokal berupa perusahaan dengan reputasi tinggi sebagai strategi utama. Hal ini juga supaya manfaat Investree semakin mudah diakses oleh masyarakat di negara-negara bersangkutan,” tutup Adrian.

Related

award
SPSAwArDS