Automotive

Jaga Eksklusivitas, Mercedes-Benz Enggan Masuk Marketplace

Mercedes-Benz
Foto: Mercedes-Benz

Aktivitas belanja online yang sedang menunjukkan tren peningkatan membuat para pemain kompak mengisi kanal ini. Begitu juga di industri otomotif. Tidak sedikit para pemain di industri ini yang menggandeng beberapa marketplace sebagai kanal penjualan digital mereka. Langkah berbeda pun dilakukan oleh Mercedes-Benz dalam membangun kanal penjualan digital mereka.

Alih-alih masuk ke kanal penjualan di marketplace, Mercedes-Benz justru membangun kanal digital mereka sendiri. Bertajuk Mercedes Benz Virtual Showroom, pabrikan asal Jerman ini membangun pengalaman konsumen yang eksklusif.

“Platform ini dikembangkan secara global yang dipakai oleh seluruh Mercedes Benz di seluruh dunia. Kami pun tidak hadir di kanal digital pihak ketiga seperti e-commerce,” ujar Deputy Director Sales Operation and Product Management PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) Kariyanto Hardjosoemarto.

Melalui kanal ini, Mercedes Benz mengedepankan pengalaman pelanggan dalam berinteraksi dengan mereka. Pendekatan ini dilakukan untuk merespons tingginya permintaan kendaraan Mercedes-Benz secara online. Secara global, Kariyanto mencatat bahwa 25% penjualan kendaraan Mercedes Benz terjadi di kanal online.

“Bukan hanya penjualan, customer journey dari Mercedes-Benz juga mengarah ke omnichannel, online dan offline (O2O) yang semakin kuat,” tegas pria yang akrab disapa Kerry ini.

Berkat pendekatan ini pula, MBDI sebagai agen pemegang merek Mercedes-Benz di Indonesia mampu membukukan pertumbuhan bisnis. “Pada kuartal 1-2021 kami berhasil membukukan penjualan sebanyak 603 unit dengan pertumbuhan sekitar 16% dibanding kuartal 1-2020. Pasar mulai membaik, saya rasa karena distimulus oleh vaksinasi. Bisnis pun mulai membaik, konsumen kembali aktif, dan perekonomian mulai bergerak kembali,” ujar Presiden Direktur MBDI Choi Duk Jun.

Berbicara soal kunci sukses dari pertumbuhan tersebut, Kerry menyebutkan bahwa pencapaiannya ini dihasilkan oleh banyak faktor. Berbagai taktik telah dilakukan, mulai dari meluncurkan C-Class Final Edition, program financing, hingga kolaborasi dan kerja keras para diler.

“Seluruhnya akan kami kemas ke dalam prinsip best customer experience. Pendekatan ini pun memicu semangat kami untuk lebih baik pada kuarta 2-2021,” tutup Kerry.

MARKETEERS X








To Top