Jangan Sampai Salah! Ini Perbedaan Lobi dan Negosiasi

marketeers article
perbedaan lobi dan negosiasi | sumber: 123rf

Sebagian orang sering kali menganggap lobi dan negosiasi adalah hal yang sama. Namun faktanya, terdapat beberapa perbedaan lobi dan negosiasi. 

Kedua aktivitas ini sama-sama bagian dari komunikasi bisnis yang dilakukan untuk tujuan tertentu. Keduanya banyak terjadi dalam lingkup bisnis, pemerintahan, politik, dan aspek lainnya. 

Bahkan, setiap orang tanpa sadar pernah melakukan lobi dan negosiasi dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, melobi rekan kerja untuk dapat menonton bioskop bersama bahkan melakukan negosiasi demi pergi liburan bersama keluarga. 

Namun, sebenarnya apa saja perbedaan lobi dan negosiasi? Bagaimana contohnya dalam dunia bisnis? Simak penjelasannya berikut ini:

Pengertian Lobi dan Negosiasi

Lobi dan negosiasi termasuk dalam komunikasi bisnis yang biasa dilakukan ketika seseorang memiliki motif dan tujuan tertentu. Keduanya dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan atau kebutuhan yang terjadi antara kedua belah pihak dan membutuhkan pembahasan yang lebih dalam untuk saling meyakinkan dan mencapai keputusan bersama. 

Berikut pengertian lobi dan negosiasi:  

Lobi

Lobi dapat disebut sebagai upaya meyakinkan pihak lain untuk dapat mengakomodasi kepentingan yang dimiliki sehingga dapat menghasilkan solusi dan terbinanya hubungan baik di antara kedua belah pihak. Lobi ini biasanya menjadi kegiatan informal untuk mendapatkan dukungan dengan cara memengaruhi atau membujuk individu atau kelompok yang memang memiliki kekuasaan mengambil keputusan dan sudut pandang yang positif. 

Sasaran dari aktivitas lobi bisa dilakukan pada masyarakat umum, organisasi, tokoh masyarakat, jurnalis, hingga pejabat tinggi negara. 

BACA JUGA: Negosiasi: Pengertian, Cara Kerja dan Faktor Kunci

Negosiasi

Negosiasi merupakan proses yang melibatkan dua pihak atau lebih dengan tujuan mencapai kesepakatan yang memenuhi kepuasan kedua belah pihak yang terlibat dalam negosiasi. Umumnya negosiasi mencakup komunikasi, kerja sama, dan saling memengaruhi untuk mencapai tujuan tertentu yang saling menguntungkan. 

Negosiasi ini bisa dilakukan dalam dunia bisnis, pemerintahan, dan hubungan media massa. 

Perbedaan Lobi dan Negosiasi

Persamaan dari lobi dan negosiasi adalah sama-sama memiliki upaya untuk memengaruhi keputusan atau tindakan pihak lain dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Perbedaan lobi dan negosiasi setidaknya mencakup tiga hal berikut ini:

1. Berdasarkan tujuan  

Lobi bertujuan untuk mempengaruhi keputusan atau tindakan dari pihak lain. Negosiasi lebih berorientasi pada mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat. 

2. Berdasarkan proses

Dalam proses pelaksanaannya, lobi bersifat persuasif dan tidak melibatkan negosiasi. Kemampuan membujuk dan mempengaruhi orang lain menjadi sangat penting dalam hal ini. 

Sementara itu, negosiasi melibatkan proses yang jauh lebih panjang dan cukup rumit. Negosiasi juga mencakup diskusi percakapan dan tawar-menawar antara pihak yang terlibat.

BACA JUGA: Alasan Penjual Harus Menguasai Seni Negosiasi

3. Berdasarkan karakteristik

Karakteristik dari lobi umumnya bersifat informal, tidak resmi, tidak terstruktur, dan cenderung dilakukan oleh pihak-pihak yang memang memiliki kepentingan sama atau serupa. Berbeda dengan negosiasi, karakteristiknya cenderung formal, terstruktur, dan dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan dan mungkin saling bertentangan.

Contoh Lobi dan Negosiasi

Sebagai contoh, ketika perusahaan ingin membuka sebuah pabrik baru di lahan masyarakat, hal pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan lobi. Lobi ini dapat dilakukan dengan menempatkan seorang perwakilan untuk dapat berkomunikasi dan berbincang sederhana dengan tokoh masyarakat setempat. 

Ketika lobi telah dilaksanakan, maka dapat dilakukan negosiasi yang mana perusahaan dan tokoh masyarakat setempat dapat melakukan diskusi dan tawar menawar terkait biaya pelepasan lahan, batasan, dan persyaratan-persyaratan lain yang bisa dilakukan antara kedua belah pihak. Hasilnya, perusahaan dan tokoh masyarakat dapat menghasilkan sebuah kesepakatan tertentu, yaitu win-win solution, win-lose solution, atau lose-lose solution. 

Umumnya lobi akan dilakukan di awal sebuah hubungan. Ketika lobi telah berhasil, maka dilakukan negosiasi untuk bisa mencapai sebuah kesepakatan yang dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasan kedua belah pihak. 

BACA JUGA: Memahami Conflict Resolution: Definisi dan Prinsip Dasarnya

Demikianlah pembahasan mengenai perbedaan lobi dan negosiasi. Dalam beberapa konteks, lobi dan negosiasi sering kali dilihat sebagai suatu cara yang tidak baik. 

Namun, dalam komunikasi bisnis, kedua aktivitas tersebut biasa dilakukan untuk dapat mencapai kesepakatan-kesepakatan yang memang diperlukan oleh masing-masing pihak. Keduanya tidak menjadi suatu hal yang negatif apabila dijalankan berdasarkan etika komunikasi yang baik dan benar.

Aktivitas lobi dan negosiasi yang baik perlu dilakukan dengan memiliki kemampuan komunikasi yang terlatih. Dalam pelaksanaannya pun harus ditunjang dengan perencanaan yang tepat agar hasil yang didapatkan sesuai sasaran. 

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS