Joint Venture Kawan Lama-Sinarmas Land, Sinergi Ritel dan Properti

marketeers article

Perusahaan yang besar karena menjual perlengakpan rumah dan furnitur Kawan Lama Group akhirnya mengembangkan bisnis propertinya tanah air. Perusahaan yang hadir sejak 63 tahun itu memilih untuk melakukan joint venture dengan salah satu pengembang terbesar di Indonesia Sinarmas Land.

Sebelumnya, Kawan Lama Group yang menaungi ritel Ace Hadware, Informa, Chatime,dan sebuah platform pnejualan daring RupaRupa.com telah mengelola dua pusat belanja. Pertama, Living World Alam Sutera yang didirikan pada tahun 2011 dan seluas 140.000 m2. Kedua, Living World Pekanbaru yang baru saja diluncurkan pada April 2018.

Dua pusat belanja tidak cukup bagi Kawan Lama Grop untuk mengepakkan bisnisnya di sektor properti. Karena itu, dengan mengandeng pengembang Sianrmas Land, pihaknya akan membangun sebuah pusat belanja di Kawasan Kota Wisata Cibubur.

Rencananya, di lahan seluas 8,5 hektare milik Sinarmas Land, Kawan Lama akan membangun mixed used development yang terdiri dari apartemen, hotel, kantor dan pusat belanja. Yang pertama akan dibangun adaah pusat belanja bernama Living World Cibubur dengan luas bangunan 90.000 m2. Target peletakkan batu pertama diharapkan terjadi pada kuartal satu 2019 dengan target rampung pada tahun 2021.

Nilai invetasi yang dibenamkan dalam joint veture ini adalah Rp 1,2 triliun. Kawan Lama mengepit 60% kepemilikan saham, sedangkan Sinarmas Land menguasai 40% saham sisanya.

Nana Puspa Dewi Putra, Corporate Marketing Director Kawan Lama Group menerangkan, kerja sama pihaknya di bidang properti dengan Sinarmas Land tak lepas dari paasr properti yang masih berpotensi tumbuh di tanah air. Ia bilang, properti akan memberikan efek multi bagi industri lain, salah satunya bisnis ritel yang menjadi core bisnis Kawan Lama Group.

“Dengan kerja sama ini, di satu sisi, Kawan Lama akan menjadi anchor tenant mal tersebut sehingga membantu mendatangkan trafik mal,” terang Nana yang juga menyebut sekitar 50% dari total lahan komersial mal akan diserap sendiri oleh perusahaan.

CEO Retail & Hospitality Sinarmas Land Alfonzus Widjaja menuturkan, dalam beberapa tahun ke depan, perusahaan joint venture ini akan mengembangkan sejumlah proyek properti lain di tanah milik Sinarmas Land. Adapun tiga kawasan yang akan didiskusikan yaitu Kota Wisata Bekasi, Makassar, dan di Surabaya

Joint venture ini adalah strategi perusahaan dalam mengembangkan properti secara nasional. Pasalnya, selama ini, Sinarmas Land kerap melakukan kerja sama serupa dengan beberapa perusahaan skala nasional dan internasional, seperti Shojitz, Mitsubishi, AEON, Astra Group, dan Kompas Gramedia.

“Kalau kami membangun sendiri akan berat. Namun, jika bersama-sama akan lebih ringan dan saling menguntungkan,” ujar dia.

Alphonz bercerita, negosiasi kedua belah pihak sebenarnya sudah dilakukan sejka tahun 2015. Ia menilai Kawan Lama memiliki ekspertise di bidang ritel di mana pada tahun lalu perusahaan ini masih bisa bertumbuh di tengah pasar ritel yang lesu. Selain itu, jaringan toko di bawah Kawan Lama yang sudah tersebar di kota-kota besar Indonesia menjadi salah satu alasan Sinarmas Land akhirnya meneken kerja sama ini.

“Dengan begitu, kami bisa tahu seberapa besar potensi pasar masing-masing kota di mana berlokasi gerai Kawan Lama Group. Mereka tahu medan di daerah sehingga akan membantu kami dalam mengembangkan strategi ekspansi ke depan,” papar dia.

Sebaliknya, Nana menambahkan, kerja sama ini akan menguntungkan pihaknya, sebab Kawan Lama Retail dapat menawarkan lebih dari 140.000 unit produk untuk melengkapi isi dari hunian yang dibangun oleh Sinarmas Land. Kawan Lama pun telah membuka sejumlah gerainya di pusat belanja yang dikelola langsung oleh Sinarmas Land, seperti Epiwalk, QBig, dan AEON Mall BSD Serpong.

Sampai saat ini, Kawan Lama Group telah memiliki lebih dari 500 gerai di 40 kota Indonesia, meliputi 150 toko Ace Hardware, 60 gerai Informa, 215 gerai Chatime, 30 gerai Toys Kingdom, serta gerai-gerai butik seperti Pendopo, Bike Colony, dan Pet Kingdom.

Editor: Sigit Kurniawan

Related

award
SPSAwArDS