JOOX Jalin Kemitraan Strategis dengan Air Asia

profile photo reporter Saviq Bachdar
SaviqBachdar
22 Juni 2018
marketeers article
JOOX, penyedia layanan musik digital daring besutan Tencent menjalin kerja sama strategis dengan maskapai AirAsia Group di Indonesia di maman para penumpang maskapai berkesempatan mengakses katalog musik JOOX tanpa internet selama menempuh perjalanan. Selain itu, ada pula program Fly Away yang menggabungkan kegiatan menonton konser musik dengan traveling.
Benny Ho, Senior Director of Business Development International Business Group Tencent mengutarakan, sebagai market leader musik streaming di Indonesia, pihaknya berusaha mengerti hal-hal yang tengah menjadi tren di kalangan anak muda. Travel dan konser musik pun kini menjadi dua hal yang selalu bersinggungan.
“Sebab itu, bekerja sama dengan AirAsia merupakan salah satu hal yang dapat menunjang tren tersebut dan sejalan dengan komitmen JOOX yaitu bahwa musik dapat didengarkan di mana pun dan kapan pun” ungkap Benny Ho.
Berdasarkan survei internal perusahaannya, JOOX mengklaim sebagai aplikasi musik streaming yang paling banyak diunduh di Hong Kong, Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Selain empat negara itu, JOOX juga telah melebarkan sayapnya ke Makau dan Afrika Selatan.
“JOOX bukan sekadar platform streaming musik, melainkan platform hiburan. Di dalamnya, ada konten karaoke, video, lirik lagu, bahkan peer-to-peer,” kata Benny.
Bagi AirAsia, kolaborasi dengan JOOX adalah bagian dari upaya berkelanjutan dalam menyempurnakan pengalaman perjalanan konsumen agar tetap terhibur di pesawat, sekaligus menjadikan konser musik sebagai salah satu destinasi travel.
Rifai Taberi, Direktur Niaga AirAsia Indonesia mengungkapkan, selaras dengan komitmen untuk bertransformasi secara digital, kerjasama ini merupakan langkah awal untuk memberikan pengalaman penerbangan yang berkesan dengan beragam musik yang dapat dipilih dan dinikmati dengan cuma-cuma.
Ia bilang, kolaborasi dengan JOOX ini membantu kami bersaing dengan maskapai lain, terutama dalam memberikan nilai tambah (added value).
“Dalam lanskap yang kompetitif saat ini, terus berinovasi dan berfokus terhadap kebutuhan pelanggan merupakan komponen penting bagi perusahaan untuk meningkatkan loyalitas dan menjadi pilihan utama para pelanggan,” ungkap Rivai.
Editor: Sigit Kurniawan
 

Related